Connect with us

Blog

Komitmen Keamanan dan Ketertiban: Tinjauan Mendalam Pengawasan Ruang Tahanan di Polsek Muara Wahau

Published

on

Semarang (usmnews) – Dikutip dari Tribata Kutim, Upaya menjaga stabilitas keamanan di lingkungan institusi kepolisian merupakan prioritas utama yang dilakukan secara berkesinambungan. Hal ini tecermin dalam kegiatan pengecekan dan kontrol ruang tahanan yang dilaksanakan oleh personil Kepolisian Sektor (Polsek) Muara Wahau.

Pada hari Rabu, 7 Januari 2026, dini hari sekitar pukul 02.00 WITA, Regu 1 dari kesatuan tersebut melakukan inspeksi menyeluruh. Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas formalitas, melainkan bentuk implementasi dari standar operasional prosedur (SOP) yang ketat guna memastikan keselamatan tahanan sekaligus mencegah potensi gangguan keamanan dari dalam sel.

Pelaksanaan inspeksi ini dipimpin langsung oleh Kepala Jaga (KA JAGA) dengan koordinasi tim yang sangat terstruktur. Laporan hasil pengecekan tersebut kemudian diteruskan kepada Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Kutai Timur sebagai bentuk pertanggungjawaban komando.

Fokus utama dari pemeriksaan ini mencakup berbagai aspek vital, mulai dari verifikasi jumlah dan kondisi fisik para tahanan hingga kelaikan infrastruktur bangunan. Berdasarkan data yang dihimpun, terdapat total 12 orang tahanan laki-laki dewasa yang mendekam di Polsek tersebut. Distribusi penghuni dibagi secara merata ke dalam dua kamar berbeda, yakni 6 orang di Kamar 1 dan 6 orang lainnya di Kamar 2.

Dalam proses pemeriksaan, personil kepolisian melakukan inspeksi mendetail terhadap setiap sudut ruangan. Elemen infrastruktur seperti jeruji besi (tralis), kekuatan dinding, hingga kondisi plafon diperiksa untuk memastikan tidak ada tanda-tanda kerusakan atau upaya perusakan yang bisa memicu terjadinya upaya pelarian.

Selain itu, ketersediaan fasilitas penunjang kebutuhan dasar manusia juga menjadi perhatian penting. Petugas memastikan bahwa akses air bersih untuk minum dan sarana mandi berada dalam kondisi laik guna. Hal ini menunjukkan bahwa meski status mereka sebagai tahanan, hak-hak dasar terkait kesehatan dan sanitasi tetap dihormati dan dipantau oleh pihak kepolisian.

Lebih jauh lagi, aspek teknologi pengawasan juga tidak luput dari kontrol. Sistem pencahayaan atau lampu penerangan dipastikan berfungsi optimal agar tidak ada area gelap yang luput dari pandangan petugas. Begitu pula dengan perangkat Closed Circuit Television (CCTV) yang dicek fungsinya untuk memastikan aktivitas di dalam sel terpantau selama 24 jam penuh secara digital.

Petugas juga melakukan penggeledahan kamar secara cermat untuk memastikan tidak ada barang-barang terlarang atau mencurigakan yang diselundupkan ke dalam ruang tahanan.

Hasil akhir dari kegiatan pengawasan intensif ini menunjukkan situasi yang sangat positif. Secara keseluruhan, sarana dan prasarana ruang tahanan di Polsek Muara Wahau dinyatakan dalam kondisi aman dan teruji. Seluruh tahanan dilaporkan dalam keadaan sehat jasmani dan jumlahnya lengkap sesuai data registrasi.

Hingga proses inspeksi selesai dilaksanakan, tidak ditemukan adanya kejadian menonjol atau gangguan kamtibmas yang berarti. Keberhasilan ini tidak terlepas dari soliditas dan kerja sama tim yang baik antar personil di lapangan. Dokumentasi dan laporan resmi telah disusun sebagai bukti transparansi kinerja kepolisian dalam menjalankan fungsinya sebagai pengayom sekaligus penegak hukum yang profesional di wilayah Kutai Timur.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *