Nasional

Kemarau Panjang, Ribuan Warga Pemalang Alami Krisis Air Bersih

Published

on

Semarang (usmnews) – Air bersih kini menjadi barang langka dan mahal bagi ribuan keluarga di wilayah Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah. Musim kemarau yang melanda kawasan perbukitan Pulosari membuat sumber mata air warga mendadak kering kerontang. Oleh karena itu, bencana kekeringan ini langsung melumpuhkan aktivitas harian masyarakat untuk kebutuhan memasak dan mandi. Kondisi memprihatinkan tersebut memaksa warga setempat mengeluarkan uang ekstra demi membeli pasokan air dari penjual swasta.

Penduduk Desa Pulosari mengaku telah mengalami kesulitan mendapatkan pasokan air sejak tiga bulan terakhir. Selanjutnya, mereka mengandalkan truk tangki swasta berkapasitas ribuan liter dengan harga mencapai ratusan ribu rupiah per tangki. Biaya mahal ini otomatis menambah beban finansial pengeluaran rumah tangga warga di tengah krisis ekonomi. Warga sangat berharap pemerintah daerah segera membangun saluran perpipaan baru yang permanen dari sumber air pegunungan.

Penyaluran Bantuan Darurat Dari Gabungan Tim Relawan Daerah

Namun, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemalang langsung menerjunkan armada truk tangki ke lokasi bencana. Petugas BPBD bergandengan tangan dengan Palang Merah Indonesia dan relawan daerah untuk membagikan air gratis setiap hari. Kemudian, mereka memprioritaskan penyaluran bantuan ini ke desa-desa yang memiliki tingkat kekeringan paling parah. Langkah cepat ini sangat membantu meringankan beban hidup ribuan warga yang terdampak musibah kemarau panjang.

Solusi Jangka Panjang Demi Menjamin Ketersediaan Pasokan Air Bersih

Pemerintah Kabupaten Pemalang memprediksi puncak musim kemarau masih akan berlangsung hingga pertengahan bulan depan. Pihak BPBD mencatat puluhan ribu kepala keluarga di tujuh kecamatan membutuhkan penyaluran bantuan air bersih secara berkelanjutan. Oleh karena itu, koordinasi lintas instansi terus berjalan intensif guna memastikan pasokan air konsumsi warga tetap aman. Pemerintah desa mengimbau masyarakat untuk selalu hemat menggunakan air serta aktif melaporkan kebutuhan pasokan darurat.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending

Exit mobile version