Sports
Skuad Garuda Tumbang, Vietnam Pesta Gol di Stadion Pakansari Bogor
Semarang (usmnews) – Kekalahan telak Timnas Indonesia terjadi pada laga lanjutan penyisihan grup ajang Piala AFF. Skuad kebanggaan tanah air harus mengakui keunggulan tim tamu Vietnam dengan skor tiga gol tanpa balas. Pertandingan panas ini berlangsung pada area Stadion Pakansari wilayah Kabupaten Bogor hari Senin malam. Selanjutnya, hasil buruk ini tentu membuat kecewa ribuan pendukung setia yang memadati seluruh penjuru stadion. Oleh karena itu, langkah skuad Garuda menuju babak selanjutnya menjadi semakin berat.
Petaka bagi tim tuan rumah sudah bermula sejak menit awal jalannya pertandingan babak pertama. Serangan balik super cepat tim lawan sukses membongkar barisan pertahanan rapat lini belakang kita. Pemain lawan bernama Nguyen Van Vi berhasil melepaskan tembakan mematikan menuju dalam gawang. Akibatnya, penjaga gawang andalan Nadeo Argawinata gagal membendung laju bola silang mematikan tersebut. Kemudian, mimpi buruk kembali datang menghampiri area kotak penalti saat pertandingan baru berjalan belasan menit.
Pemain sayap lincah Nguyen Hai Long memanfaatkan ruang kosong pada sisi kiri area penyerangan. Dia sukses melepaskan tembakan akurat ke arah tiang dekat yang langsung mengoyak jala gawang tuan rumah. Skor keunggulan ganda bagi tim tamu tercipta pada saat menit keempat belas babak pertama bergulir. Setelah itu, tim nasional kita mencoba bermain lebih dominan menjelang waktu turun minum tiba. Kesimpulannya, para pemain masih kesulitan membongkar pertahanan berlapis musuh yang tampil sangat disiplin.
Kesulitan Menembus Barisan Pertahanan Rapat Lawan
Peluang emas pertama bagi skuad tuan rumah baru tercipta saat babak kedua mulai bergulir. Gelandang serang Thom Haye melepaskan sebuah tembakan keras tepat dari luar kotak penalti lawan. Namun, penjaga gawang lawan yang bernama Giang Le tampil cemerlang mengamankan bola ancaman tersebut. Sementara itu, pemain belakang bernama Baker sempat mencoba peruntungan lewat sebuah skema sundulan tajam. Sayangnya, tandukan pemain jangkung ini masih belum mampu membahayakan gawang musuh secara signifikan.
Pelatih kepala Herdman mencoba melakukan berbagai perubahan taktik saat menit keenam puluh enam berputar. Beliau memasukkan tenaga baru seperti Beckham Putra dan Jens Raven untuk menambah daya gedor. Sayangnya, gawang tim tuan rumah justru kembali kebobolan oleh aksi brilian penyerang Nguyen Xuan Son. Tembakan kaki kirinya meluncur mulus masuk memperlebar jarak skor menjadi tiga kosong tanpa balas. Akhirnya, tim lawan berpesta merayakan kemenangan besar atas tuan rumah pada laga bergengsi ini.
Peluang Emas Terbuang Percuma Jelang Akhir Laga dan Kekalahan telak Timnas Indonesia
Pemain pengganti Tim Geypens mencoba memperkecil ketertinggalan melalui tembakan keras kaki kanan andalannya. Dia memanfaatkan bola muntah liar hasil kemelut depan gawang lawan pada sisa waktu pertandingan. Akan tetapi, tembakan kerasnya masih melayang jauh dari sasaran arah gawang yang berdiri menganga. Lalu, tekanan terus skuad kebanggaan bangun meskipun tertinggal jauh secara agregat gol perolehan angka. Oleh sebab itu, semangat juang pantang menyerah anak asuh pelatih Herdman patut mendapat apresiasi khusus.
Peluang terakhir tercipta melalui kepala pemain depan Rizky Eka menjelang pertandingan usai seutuhnya. Dia menyambut umpan silang matang kiriman Geypens langsung ke jantung pertahanan kotak penalti musuh. Penjaga gawang lawan kembali menunjukkan refleks luar biasa untuk menggagalkan ancaman sundulan mematikan tersebut. Peluit panjang wasit akhirnya berbunyi menandakan berakhirnya seluruh rangkaian penderitaan tim nasional malam itu. Kesimpulannya, tim pelatih wajib mengevaluasi total kelemahan lini belakang demi menghadapi laga pamungkas selanjutnya.