Nasional
Kebakaran di Duren Sawit Jaktim Hanguskan 37 Bangunan, 125 Warga Mengungsi
kebakaran duren sawit jaktim
Semarang (usmnews) — Peristiwa musibah kebakaran melanda kawasan permukiman padat di RT 04/RW 14, Kelurahan Duren Sawit, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur. Kobaran api yang menyebar cepat melalap puluhan unit rumah kontrakan serta lapak warga di area seluas 400 hingga 600 meter persegi.
Oleh karena itu, penanganan darurat langsung dilakukan oleh pihak kelurahan dan instansi terkait untuk mendata serta menampung warga yang kehilangan tempat tinggal. Sebab, insiden ini berdampak pada sekitar 125 jiwa dari 37 kepala keluarga yang terpaksa diungsikan.
Sebab itu, koordinasi lintas sektor digencarkan guna memastikan kebutuhan dasar para penyintas terpenuhi secara memadai. Akibatnya, area pengungsian sementara dan bantuan kebutuhan pokok mulai disalurkan sejak hari pertama kejadian.
Laporan kebakaran pertama kali diterima oleh petugas piket pemadam kebakaran pada pagi hari menjelang siang.
Table of Contents
Pihak Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur langsung menerjunkan tim taktis menuju lokasi kejadian.
Namun, jarak bangunan yang sangat rapat menjadi tantangan utama bagi petugas di lapangan. Di sisi lain, material bangunan berupa petakan kontrakan kayu dan bahan semipermanen membuat si jago merah menyebar dengan amat cepat.
Sebab, guna mengisolasi kobaran api agar tidak merembet ke bangunan permanen di sekitarnya, dikerahkan sebanyak 18 unit armada pemadam pendukung beserta 90 personel gabungan. Operasi pemadaman dilakukan dari berbagai sisi permukiman.
Pada akhirnya, perambatan api berhasil dikendalikan dalam waktu sekitar satu jam sejak unit pertama tiba di lokasi. Petugas kemudian melanjutkan tahap penuntasan hingga si jago merah benar-benar berhasil dipadamkan sepenuhnya.
Sementara itu, proses pendinginan membutuhkan waktu ekstra karena tumpukan seng dan puing atap bangunan yang runtuh menutupi titik bara api di bagian bawah. Petugas Damkar berkoordinasi dengan personel Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) untuk membongkar tumpukan material.
Lebih lanjut, tidak ada korban jiwa maupun korban luka-luka dalam musibah ini. Namun, kerugian material warga diperkirakan cukup besar mengingat banyaknya barang berharga yang tidak sempat diselamatkan.
Oleh karena itu, Pemerintah Kelurahan Duren Sawit menyiapkan Musala Al-Ikhsan di sekitar lokasi kejadian sebagai tempat pengungsian sementara bagi 125 warga terdampak. Lokasi ini dipilih agar warga tetap dekat dengan lingkungan tempat tinggal mereka.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, Dinas Sosial, serta pengurus RW 14 bergerak cepat menyalurkan bantuan darurat.
Bantuan yang disiapkan meliputi makanan siap saji, air bersih, pakaian layak pakai, hingga perlengkapan mandi dan tidur. Pada akhirnya, pemenuhan gizi dan kesehatan warga menjadi fokus utama penanganan awal.
Sementara itu, pihak kelurahan dan dinas terkait juga mengupayakan bantuan tambahan berupa perlengkapan sekolah bagi anak-anak terdampak agar kegiatan belajar mereka tidak terganggu secara berkepanjangan.
Di samping itu, pendataan dokumen kependudukan yang ikut terbakar akan dibantu melalui layanan jemput bola oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil. Langkah ini diharapkan dapat mempercepat proses pemulihan administratif warga penyintas.
Ringkasnya, peristiwa Kebakaran di Duren Sawit yang menghanguskan 37 bangunan kontrakan dan lapak ini telah berhasil ditangani tanpa menimbulkan korban jiwa. Akibatnya, penanganan fokus beralih pada pemulihan kondisi psikososial, distribusi logistik, serta pendampingan bagi 125 warga yang kini berada di posko pengungsian.
Baca Juga : https://news.detik.com/berita/d-8634027/kebakaran-di-duren-sawit-jaktim-hanguskan-37-bangunan-125-warga-mengungsi
Rincian Fakta Kebakaran Duren Sawit:
- Lokasi & Objek: RT 04/RW 14, Kelurahan Duren Sawit, Jakarta Timur; menghanguskan sekitar 36–37 unit bangunan kontrakan dan lapak (luas area 400–600 m²).
- Dampak Warga: 125 jiwa (37 KK) terdampak dan mengungsi ke Musala Al-Ikhsan; tidak ada korban jiwa maupun luka-luka.
- Penanganan Damkar: Sebanyak 18 unit pemadam dan 90 personel dikerahkan untuk memadamkan api dan melakukan pendinginan puing-puing bangunan.