Business

IHSG Berpotensi Naik di Awal Pekan Ini

Published

on

Jakarta, (USMNEWS),- Dikutip dari CNN Indonesia,Proyeksi IHSG Senin (17/11): Diuji Support dengan Peluang Penguatan Menuju All-Time High BaruIndeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan akan menunjukkan pergerakan menguat pada pembukaan perdagangan Senin, 17 November. Prediksi ini muncul setelah IHSG menutup perdagangan pekan lalu, Jumat (14/11), di level 8.370, dengan sedikit pelemahan tipis sebesar 0,02% atau 1,56 poin.

Transaksi pada penutupan pekan lalu cukup ramai, dengan nilai mencapai Rp20,76 triliun dan volume perdagangan sebanyak 45,28 miliar saham, meskipun jumlah saham yang terkoreksi (458) lebih banyak dibandingkan yang menguat (221).Analisis WH-Project: Waspada Koreksi, Fokus Buy on WeaknessFounder WH-Project, William Hartanto, melihat bahwa IHSG saat ini sedang dalam fase pengujian level support di 8.361.

Ia menilai pergerakan mixed yang terjadi pada pekan sebelumnya adalah hal yang wajar dan sehat, terjadi setelah adanya aksi profit taking di level tertinggi historis indeks.William memproyeksikan IHSG berpotensi melemah tipis menuju demand zone yang aman di kisaran 8.288 hingga 8.361. Zona ini dianggap masih ideal untuk menerapkan strategi buy on weakness (beli saat harga melemah). Meskipun sentimen pasar domestik relatif minim, William mencatat bahwa tekanan eksternal, seperti pelemahan indeks Dow Jones dan pasar kripto global, sejauh ini belum memberikan dampak signifikan yang mengkhawatirkan terhadap pasar saham domestik.

“Sejauh ini volatilitas IHSG masih terkendali meski ada tekanan global,” ujarnya dalam riset harian.Dengan minimnya sentimen kuat, William memproyeksikan IHSG akan bergerak di rentang 8.361 (support) hingga 8.400 (resistance) pada hari ini. Untuk memanfaatkan potensi pergerakan ini, ia merekomendasikan sejumlah saham, termasuk ESSA, INET, MEDC, dan TKIM.Analisis MNC Sekuritas: Peluang Wave Penguatan Masih TerjagaSenada dengan optimisme dasar, Analis Teknikal MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, memberikan pandangan berbasis teori Elliott Wave.

Dalam skenario terbaik, Herditya memperkirakan IHSG masih berada dalam fase wave (iii) dari wave [iii]. Fase ini secara teknikal membuka peluang besar bagi IHSG untuk melanjutkan penguatan menuju area target di kisaran 8.487 hingga 8.539.Namun, Herditya mengingatkan investor untuk tetap mencermati potensi pullback atau koreksi wajar di kisaran 8.279 hingga 8.332. Area ini dianggap sebagai zona koreksi terdekat.

Ia menekankan kondisi penting: “Selama IHSG bertahan di atas area koreksi itu [8.279-8.332], peluang penguatan masih terjaga.”Berdasarkan analisis teknikalnya, Herditya memprediksi rentang pergerakan IHSG pada hari ini berada pada level support 8.332, 8.276 dan resistance 8.488, 8.532. Herditya merekomendasikan beberapa saham untuk dicermati investor pada perdagangan hari ini, antara lain ESSA, HRTA, SSMS, dan WINS.Catatan Redaksi: Berita ini bersifat informasi dan analisis dari pihak ketiga. Keputusan investasi sepenuhnya merupakan tanggung jawab dan risiko pembaca.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending

Exit mobile version