Connect with us

International

Hubungan Memanas, Trump Ancam Tembak Jatuh Jet Venezuela

Published

on

Jakarta (usmnews) – Hubungan Amerika Serikat (AS) dan Venezuela kembali memanas. Presiden AS Donald Trump mengancam akan menembak jatuh jet Venezuela jika mendekati kapal AS di Karibia.

Ketegangan ini meningkat setelah Pentagon menuduh militer Venezuela mencegat kapal-kapal AS di wilayah Karibia. Ketegangan memuncak setelah pasukan AS meledakkan kapal pengangkut narkoba asal Venezuela pada Selasa (2/9/2025), menewaskan 11 orang.

Trump menyatakan kapal itu milik Tren de Aragua, organisasi kriminal asal Venezuela yang ia tuding berada di bawah kendali Presiden Venezuela Nicolas Maduro.

“Jika mereka menempatkan kita dalam posisi berbahaya, mereka akan ditembak jatuh,” tegas Trump saat ditanya soal respons AS jika ada insiden lanjutan.

Sebagai langkah pencegahan, Washington mengirim 10 jet tempur F-35 ke Puerto Riko untuk memperkuat operasi militer melawan kartel narkoba di Karibia. Jet tersebut akan bergabung dengan kapal perang AS yang sudah lebih dulu siaga di wilayah itu.

Trump juga kembali menuduh Maduro sebagai pemimpin kartel narkoba internasional, pemerintah Venezuela langsung bantah keras tuduhan tersebut.

Dalam pidato yang tayang secara nasional, Maduro membantah keterlibatan negaranya dalam perdagangan narkoba. Ia menyebut tuduhan Trump sebagai manipulasi informasi oleh intelijen AS.

“Laporan intelijen yang mereka berikan kepadanya (Trump) tidak benar. Venezuela bebas dari produksi daun koka dan kokain,” kata Maduro pada Jumat (5/9) malam waktu setempat.

Maduro juga menyerukan dialog langsung dengan pemerintah AS, dan menegaskan bahwa perbedaan politik tidak seharusnya mengarah pada konflik bersenjata.

“Tak satu pun dari perbedaan yang kita miliki dapat menyebabkan konflik militer,” ujarnya.

Ketegangan ini semakin memperburuk konflik diplomatik antara Washington dan Caracas, terutama sejak pemerintahan Trump menggalang tekanan internasional terhadap Maduro, yang menurut AS menjalankan pemerintahan otoriter dan melindungi jaringan kriminal.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *