Business
Harga Emas Antam dan Pegadaian Kompak Meroket Pecahkan Rekor Sejarah
Semarang (usmnews) – Dikutip dari cnnindonesia.com Pasar logam mulia di tanah air kembali menunjukkan tren penguatan yang sangat signifikan pada perdagangan hari Selasa, 13 Januari. Momentum positif ini ditandai dengan pencapaian rekor harga tertinggi baru atau all time high untuk komoditas emas, baik yang diproduksi oleh PT Aneka Tambang Tbk atau Antam, maupun produk emas yang diperjualbelikan melalui jaringan Pegadaian seperti Galeri24 dan UBS. Lonjakan harga ini menjadi kabar gembira bagi para investor yang telah memegang aset emas, namun sekaligus menjadi tantangan harga baru bagi mereka yang baru ingin memulai investasi.
Sorotan utama pada perdagangan hari ini tertuju pada emas produksi Antam yang mencatatkan kenaikan harga cukup tajam. Dibandingkan dengan perdagangan hari sebelumnya, harga emas Antam melonjak sebesar Rp21.000 per gram. Kenaikan ini membawa harga dasar emas Antam ke level baru yang fantastis, yakni Rp2.652.000 per gram, meninggalkan posisi sebelumnya yang berada di angka Rp2.631.000. Tren kenaikan ini tidak hanya terjadi pada harga jual, melainkan juga diikuti oleh kenaikan harga pembelian kembali atau buyback. Bagi masyarakat yang berniat mencairkan aset investasinya hari ini, Antam menetapkan harga buyback di angka Rp2.503.000 per gram, sebuah angka yang cukup kompetitif untuk merealisasikan keuntungan.
Di sisi lain, dinamika harga yang lebih agresif justru terlihat pada produk emas yang dijual di Pegadaian. Dua merek utama yang tersedia di sana, yaitu Galeri24 dan UBS, kompak mengalami kenaikan harga yang nominalnya jauh lebih tinggi dibandingkan kenaikan Antam. Emas produksi UBS menjadi bintang pada perdagangan hari ini dengan mencatatkan lonjakan drastis sebesar Rp40.000 per gram hanya dalam waktu satu hari. Kenaikan masif ini membuat emas UBS berhasil menembus level psikologis baru di atas Rp2,7 juta, tepatnya dibanderol seharga Rp2.716.000 per gram dari harga sebelumnya Rp2.676.000.
Sementara itu, emas produksi Galeri24 juga tidak mau ketinggalan tren positif ini. Produk ini mengalami kenaikan sebesar Rp39.000 per gram, mengubah harga jualnya dari Rp2.622.000 menjadi Rp2.661.000 per gram. Pergerakan harga di Pegadaian ini menunjukkan adanya permintaan yang kuat serta penyesuaian pasar global yang berdampak langsung pada harga eceran di dalam negeri.
Jika dirinci lebih dalam berdasarkan satuan beratnya, harga untuk pecahan kecil seperti 0,5 gram kini sudah berada di kisaran yang cukup tinggi. Untuk Antam ukuran 0,5 gram dijual seharga Rp1.376.000, Galeri24 seharga Rp1.396.000, dan UBS menjadi yang paling tinggi di angka Rp1.468.000. Bagi investor yang lebih menyukai kepingan sedang seperti ukuran 5 gram, harga yang harus ditebus kini mencapai Rp13.035.000 untuk Antam, Rp13.011.000 untuk Galeri24, dan Rp13.317.000 untuk UBS.
Bagi kalangan investor besar yang membidik emas batangan dengan berat 100 gram, dana yang perlu disiapkan kini berkisar di angka seperempat miliar rupiah. Secara spesifik, Antam ukuran 100 gram dibanderol Rp259.412.000, Galeri24 di angka Rp258.540.000, dan UBS menyentuh Rp263.773.000. Sedangkan untuk ukuran terbesar yaitu 1.000 gram atau 1 kilogram, harganya telah menembus angka lebih dari Rp2,5 miliar. Emas batangan Antam 1 kilogram kini bernilai Rp2.592.600.000, Galeri24 seharga Rp2.579.049.000, dan UBS, meskipun harga per gramnya paling mahal, untuk ukuran 1 kilogram tercatat di sistem dengan akumulasi yang juga sangat tinggi.
Secara keseluruhan, data perdagangan hari ini mengonfirmasi bahwa emas masih menjadi aset safe haven yang sangat diminati di tengah ketidakpastian ekonomi, dengan tren harga yang terus mendaki memecahkan rekor demi rekor setiap harinya.