International

Hamas Angkat Bicara Usai Negara-Negara Barat Akui Palestina

Published

on

Jakarta (usmnews),Dikutip dari CNN Indonesia,respons Hamas, kelompok pejuang Palestina, terhadap langkah beberapa negara Barat yang mengakui kenegaraan Palestina. Sikap Hamas, yang dikutip dari berbagai sumber termasuk Al Jazeera, menunjukkan bahwa mereka melihat pengakuan ini sebagai langkah penting dan positif, namun juga menekankan perlunya tindakan konkret yang menyertainya.

Hamas menyatakan bahwa pengakuan ini secara fundamental menegaskan kembali hak-hak dasar rakyat Palestina atas tanah mereka dan tempat-tempat suci, serta mendukung pendirian negara merdeka dengan Yerusalem sebagai ibu kotanya. Pernyataan ini menunjukkan bahwa Hamas melihat pengakuan tersebut sebagai validasi internasional atas perjuangan mereka untuk kedaulatan dan kemerdekaan.

Meski menyambut baik pengakuan tersebut, Hamas menegaskan bahwa langkah simbolis ini saja tidaklah cukup. Mereka menuntut agar pengakuan ini diikuti oleh langkah-langkah praktis yang dapat menghentikan agresi Israel secara nyata. Secara spesifik, Hamas menyerukan penghentian segera perang di Gaza dan menentang proyek perluasan permukiman ilegal Israel di Tepi Barat yang diduduki. Tuntutan ini menunjukkan bahwa bagi Hamas, pengakuan politik harus diterjemahkan menjadi perubahan di lapangan yang mengakhiri penderitaan rakyat Palestina.

Lebih lanjut, Hamas mendesak komunitas internasional, termasuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan lembaga-lembaga di bawahnya, untuk mengambil tindakan yang lebih tegas. Mereka menyerukan agar semua bentuk kerja sama dan koordinasi dengan Israel dihentikan. Selain itu, Hamas mendorong agar Israel dijatuhi sanksi dan tindakan hukuman. Tujuan dari seruan ini adalah untuk menekan Israel agar menghentikan kebijakan mereka. Hamas juga secara eksplisit menyerukan agar para pemimpin Israel dibawa ke pengadilan internasional untuk mempertanggungjawabkan “kejahatan mereka terhadap kemanusiaan.” Tuntutan ini mencerminkan keinginan Hamas agar keadilan ditegakkan dan para pemimpin Israel bertanggung jawab atas tindakan mereka.

Respons positif juga datang dari Mahmud Mardaw, seorang pejabat senior Hamas. Dalam komentarnya kepada kantor berita Prancis, AFP, Mardaw menyambut baik pengakuan tersebut sebagai “kemenangan bagi hak-hak Palestina dan keadilan perjuangan kami.” Pernyataan ini menggarisbawahi bagaimana Hamas memandang pengakuan ini bukan hanya sebagai kemenangan politik, tetapi juga sebagai validasi moral atas narasi perjuangan mereka. Keseluruhan respons Hamas menunjukkan pandangan ganda: mereka menghargai pengakuan tersebut sebagai sebuah pencapaian, tetapi pada saat yang sama, mereka menuntut agar komunitas internasional bertindak lebih jauh untuk mengakhiri pendudukan dan kekerasan.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending

Exit mobile version