USM News
Hadir di Universitas Semarang, Kepala Diskominfo Sukses Gelar Agenda Lapor Semar Goes to Campus
Semarang (usmnews) – Lapor Semarang menjadi salah satu materi krusial dalam optimalisasi sistem penyampaian aspirasi masyarakat digital di lingkungan akademisi. Rangkaian program edukasi yang Dilaksanakan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Semarang ini berlangsung tertib di Aula Gedung V Prof. Ir. Joetata Hadihardaja, Lantai 6 Universitas Semarang dan di hadiri 190 peserta dari Mahasiswa USM pada Jumat (29/5/2026).
Diskominfo sengaja menyasar kelompok generasi muda di USM untuk ikut mengawal jalannya pembangunan daerah. Langkah taktis ini mendapat sambutan hangat dari pihak kampus, hadir langsung oleh Kepala Biro Administrasi Akademik, Kemahasiswaan, dan Alumni USM.
Sambutan Jajaran Dari Diskominfo
Sementara itu, Kepala Diskominfo Kota Semarang, Bapak Didik Dwi Hartono, S.H., Kp., M.M., membuka secara resmi jalannya agenda besar tersebut. Beliau menyampaikan arahan penting mengenai krusialnya peran mahasiswa dalam mengawal transparansi informasi publik di Kota Atlas.
Selanjutnya, Kepala Bidang Pengelolaan Informasi dan Saluran Komunikasi Publik, Bapak Ipang Filrandi, S.STP, MM, turut hadir mendampingi jalannya sesi pembukaan. Kehadiran beliau memberikan penegasan mengenai pentingnya integrasi kanal komunikasi di pemerintahan kota.
Selain itu, Subkoordinator Pengelolaan Aspirasi dan Informasi, Ibu Wulan Asih Setyarini, S.Sos, setia mendampingi jalannya seluruh rangkaian kegiatan hingga selesai. Pendampingan melekat ini berhasil memastikan seluruh materi tersampaikan dengan sangat baik kepada para mahasiswa USM yang hadir.
Tiga Poin Penting Penguatan Lapor Semarang
Sebelum memasuki sesi diskusi interaktif, pemateri membedah tiga poin penting yang menjadi pilar utama dalam sistem pelayanan masyarakat. Pilar pertama berfokus pada penguatan kanal pengaduan Lapor Semar yang disiapkan sebagai wadah resmi bagi warga untuk mengirimkan keluhan, saran, hingga aspirasi pembangunan kota secara daring.
Lebih lanjut, pilar kedua membahas optimalisasi fungsi Call Center 112 sebagai satu-satunya layanan kedaruratan bebas pulsa yang beroperasi penuh selama 24 jam nonstop. Melalui kanal respons cepat ini, seluruh elemen masyarakat termasuk mahasiswa dapat melaporkan kejadian darurat seperti kebakaran, kecelakaan, hingga kebutuhan ambulans secara instan.
Sementara itu, pilar ketiga menekankan peran strategis dari layanan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Kota Semarang. Instrumen hukum ini berfungsi penuh dalam menjamin hak masyarakat untuk memperoleh informasi publik secara transparan, akuntabel, dan bebas dari unsur birokrasi yang berbelit-belit.
Akhirnya, seluruh rangkaian kegiatan edukasi program Lapor Semarang di kampus USM ini resmi berakhir dengan sesi komitmen bersama. Melalui pengenalan tiga instrumen utama tersebut, generasi muda siap menjadi garda terdepan dalam mendukung kemajuan daerah.
Baca Juga : Kebakaran Metro Sport Center Semarang: 5 Korban Berhasil Dievakuasi