International

Gempa Magnitudo 7,0 Guncang Alaska, Tidak Timbulkan Kerusakan

Published

on

Los Angeles/Ottawa (usmnews) – Gempa bumi berkekuatan besar, dengan magnitudo 7,0, mengguncang wilayah Alaska, Amerika Serikat, pada Sabtu (6/12) waktu setempat pukul 20.41 GMT, atau bertepatan dengan Minggu (7/12) pukul 03.41 WIB. Informasi resmi mengenai kejadian ini dirilis oleh Survei Geologi Amerika Serikat (U.S. Geological Survey/USGS), yang menyebutkan bahwa pusat gempa berada sekitar 96 kilometer di timur laut Kota Yakutat, sebuah wilayah pesisir yang cukup dekat dengan perbatasan Kanada. USGS juga melaporkan bahwa gempa terjadi pada kedalaman sekitar 10 kilometer, sehingga tergolong dangkal dan biasanya berpotensi menimbulkan guncangan kuat di permukaan.

Guncangan terasa sangat signifikan di sejumlah wilayah, terutama di Juneau, ibu kota Negara Bagian Alaska. Warga di kota itu melaporkan getaran yang terjadi selama beberapa detik dan cukup kuat untuk membuat banyak orang keluar dari rumah atau menghentikan aktivitas mereka. Getaran serupa juga dirasakan hingga ke wilayah Kanada, khususnya di Whitehorse, ibu kota Yukon. Sejumlah media lokal Kanada mengabarkan bahwa masyarakat setempat merasakan guncangan jelas meski pusat gempa berada cukup jauh dari kawasan perumahan di Yukon.

Kendati magnitudonya besar, otoritas Amerika Serikat memastikan bahwa tidak ada laporan mengenai korban jiwa ataupun kerusakan bangunan. Pernyataan tersebut disampaikan setelah dilakukan pemantauan awal oleh tim tanggap darurat serta badan terkait di Alaska. Pemeriksaan terhadap fasilitas umum, infrastruktur, dan layanan penting juga dilakukan untuk memastikan situasi tetap aman.

Pusat Peringatan Tsunami Nasional (National Tsunami Warning Center/NTWC) turut mengeluarkan pernyataan tidak lama setelah gempa terjadi. Dalam laporannya, pusat peringatan tersebut menegaskan bahwa tidak ada ancaman tsunami yang dipicu oleh aktivitas gempa kali ini, sehingga masyarakat di wilayah pesisir Alaska dipastikan tetap berada dalam kondisi aman.

Sementara itu, Earthquakes Canada, lembaga resmi pemantau aktivitas seismik di Kanada, melaporkan bahwa peristiwa gempa tersebut juga terdeteksi dekat perbatasan Alaska–Yukon. Lembaga tersebut memantau getaran di sejumlah titik dan menyampaikan pembaruan kepada publik melalui media lokal.

Pihak keamanan dan layanan darurat Kanada, termasuk Royal Canadian Mounted Police (RCMP) serta dinas pemadam kebakaran, turut memberikan keterangan bahwa hingga saat ini tidak ada laporan kerusakan maupun cedera warga. Pemeriksaan dan pemantauan tetap dilakukan untuk memastikan tidak ada dampak susulan yang terlewatkan.

Secara keseluruhan, meski gempa bermagnitudo tinggi, kejadian ini berakhir tanpa menyebabkan kerusakan berarti dan tidak menimbulkan ancaman tsunami. Hal ini menjadi kabar melegakan bagi warga Alaska dan Yukon yang sempat merasakan guncangan cukup kuat.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending

Exit mobile version