Education

Fakultas Psikologi USM Gandeng SMA Lab UPGRIS, Tekankan Pentingnya Rasa Syukur dalam Pendidikan

Published

on

Semarang (USMNEWS) – Fakultas Psikologi Universitas Semarang (USM) menggelar pelatihan psikologi positif bagi para guru di SMA Laboratorium UPGRIS. Kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan budaya rasa syukur di lingkungan sekolah ini berlangsung di Aula Lantai 3 SMA Lab UPGRIS, Senin (22/6/2026) siang.

Pelatihan ini dipimpin langsung oleh Dr. Rusmalia Dewi, M.Si., Psikolog, selaku ketua tim pengabdian masyarakat dari Fakultas Psikologi USM. Kehadiran tim disambut hangat oleh Kepala SMA Lab UPGRIS, Ibu Nor Khoiriyah, S.Pd., M.Pd. Dalam sambutannya, Nor Khoiriyah menekankan betapa pentingnya kolaborasi antara sekolah dan perguruan tinggi, khususnya dalam mendongkrak kualitas pendidikan serta menjaga kesejahteraan mental para guru.

Pada kesempatan tersebut, Nor Khoiriyah juga membagikan kilas balik sejarah sekolah. Didirikan pada tahun 2020, SMA Lab UPGRIS lahir sebagai lembaga pendidikan unggulan yang fokus pada pengembangan potensi siswa secara holistik. Melalui kurikulum inovatif dan penguatan karakter, sekolah berkomitmen mencetak generasi berprestasi yang siap berkontribusi bagi masyarakat.

Selama pelatihan, para guru terlihat sangat antusias mendalami prinsip-prinsip psikologi positif. Mereka dibekali pemahaman mengenai pentingnya memelihara rasa syukur sebagai fondasi kesehatan mental, terutama dalam menghadapi dinamika di dunia pendidikan. Tak sekadar mendengarkan materi, para peserta juga aktif saling berbagi pengalaman serta praktik baik (best practice) dalam menciptakan atmosfer belajar yang positif demi mendukung tumbuh kembang karakter siswa.

Di sela-sela acara, tim pengabdian USM juga memanfaatkan momen ini untuk menyosialisasikan Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Fakultas Psikologi Universitas Semarang. Mereka memaparkan keunggulan program studi yang ditawarkan serta prospek karier dan manfaat mendalami ilmu psikologi bagi pengembangan diri.

Secara keseluruhan, kegiatan pengabdian masyarakat ini berjalan lancar dan menuai respons positif. Melalui pelatihan ini, para guru diharapkan dapat menginternalisasi sikap bersyukur dalam aktivitas mengajar sehari-hari, sekaligus menularkan energi positif tersebut kepada anak didik mereka demi menciptakan generasi muda yang lebih tangguh dan berkarakter.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending

Exit mobile version