Sports
Dua Tunggal Putra Muda Indonesia Kompak Tumbangkan Unggulan di Thailand Masters 2026
Semarang (usmnews) – Dikutip dari cnnindonesia.com Gelaran turnamen bulu tangkis Thailand Masters 2026 yang bertaraf BWF Super 300 menjadi panggung pembuktian bagi regenerasi atlet tunggal putra Indonesia. Dalam babak 16 besar yang berlangsung sengit, dua talenta muda Merah Putih, Moh Zaki Ubaidillah (akrab disapa Ubed) dan Prahdiska Bagas Shujiwo, sukses menciptakan kejutan besar dengan menyingkirkan para pemain unggulan dari negara asing. Penampilan mereka seolah mengirimkan sinyal kuat bahwa masa depan sektor tunggal putra Indonesia berada di tangan yang tepat.
Dominasi Ubed atas Jawara Eropa Junior Sensasi pertama dihadirkan oleh pemain berusia 18 tahun, Moh Zaki Ubaidillah. Ubed tampil tanpa beban saat menghadapi unggulan kelima asal Prancis, Arnauld Merkle. Meskipun Merkle memiliki reputasi mentereng sebagai mantan Juara Eropa Junior 2018, Ubed tidak gentar sedikit pun.
Dalam pertandingan tersebut, Ubed menunjukkan kematangan mental yang melampaui usianya. Ia berhasil mendikte permainan dan menutup laga dengan kemenangan straight game (dua gim langsung). Pada gim pertama, Ubed menang cukup telak dengan skor 21-13. Pertarungan menjadi lebih ketat di gim kedua, namun ketenangan Ubed di poin-poin kritis membawanya unggul tipis 21-19, sekaligus menyegel tiket ke babak selanjutnya.
Bagas Susul Langkah Gemilang Rekannya Langkah impresif Ubed segera diikuti oleh rekannya, Prahdiska Bagas Shujiwo. Pemain berusia 20 tahun ini menghadapi tantangan berat melawan unggulan ketujuh asal India, Kiran George. Di atas kertas, Kiran George yang berusia lima tahun lebih tua memiliki pengalaman yang lebih matang.
Namun, di lapangan, Bagas justru tampil dominan. Ia berhasil meredam permainan taktis wakil India tersebut dengan skor yang cukup meyakinkan, 21-16 di gim pertama dan 21-11 di gim kedua. Kemenangan dua set langsung ini menegaskan performa solid Bagas dalam menghadapi tekanan dari pemain unggulan.
Tantangan Perempat Final dan Sisa Skuad Indonesia Perjuangan belum berakhir. Di babak perempat final, ujian sesungguhnya telah menanti. Ubed dijadwalkan akan menantang unggulan keempat asal Kanada, Brian Yang. Sementara itu, Bagas masih harus menunggu calon lawannya, yakni pemenang dari duel antara Jason Teh melawan Panitchapon Teeraratsakul.
Kabar baik bagi kontingen Indonesia tidak berhenti pada Ubed dan Bagas saja. Tunggal putra lainnya, Alwi Farhan, juga memastikan diri melaju ke babak delapan besar setelah menaklukkan Daniil Dubovenko. Sayangnya, satu wakil lainnya, Muhammad Yusuf, harus terhenti langkahnya lebih awal. Yusuf kalah dalam pertarungan rubber game (tiga gim) yang melelahkan melawan Panitchapon Teeraratsakul di babak pertama.
Pemanasan Menuju Kejuaraan Beregu Asia Performa gemilang Ubed dan Bagas di Thailand ini menjadi modal berharga bagi tim nasional. Pasalnya, kedua pemain muda ini telah terdaftar dalam skuad inti Indonesia untuk ajang bergengsi Badminton Asia Team Championship (BATC) atau Kejuaraan Beregu Asia. Turnamen tersebut dijadwalkan berlangsung di China pada tanggal 3 hingga 8 Februari mendatang. Kemenangan atas para unggulan di Thailand tentu akan mendongkrak kepercayaan diri mereka saat membela panji Merah Putih di kejuaraan beregu nanti.