International

Drone Jatuh Dekat Bandara Dubai, 4 Orang Terluka

Published

on

Semarang (usmnews) – Di lansir dari liputan6 Insiden drone kembali terjadi dekat Dubai International Airport pada Rabu pagi, 11 Maret 2026. Otoritas keamanan Dubai melaporkan dua drone jatuh pada area sekitar bandara dan melukai empat warga asing.

Korban terdiri dari dua warga negara Ghana, satu warga Bangladesh, serta satu warga India. Tiga korban mengalami luka ringan, sementara satu korban lainnya mengalami cedera tingkat sedang. Tim medis segera memberikan pertolongan setelah kejadian tersebut.

Meski insiden memicu kekhawatiran, pengelola bandara tetap menjalankan operasional penerbangan seperti biasa. Otoritas memastikan sistem keamanan dan pengawasan tetap bekerja dengan baik sehingga aktivitas penerbangan tidak mengalami gangguan besar.

Drone Jatuh di Sekitar Bandara, Aktivitas Penerbangan Tetap Normal

Pengelola bandara menegaskan bahwa jadwal penerbangan masih berjalan sesuai rencana. Namun, otoritas meminta calon penumpang menunggu konfirmasi maskapai sebelum datang ke bandara.

Imbauan itu muncul karena jadwal penerbangan dapat berubah mengikuti perkembangan situasi keamanan kawasan Timur Tengah.

Insiden drone tersebut bukan kejadian pertama sepanjang 2026. Pada 1 Maret lalu, sebuah drone jatuh dan merusak sebagian ruang tunggu bandara. Peristiwa itu juga menyebabkan empat staf bandara mengalami luka.

Bandara Dubai termasuk pusat penerbangan internasional tersibuk dunia. Sepanjang tahun lalu, bandara tersebut melayani sekitar 95,2 juta penumpang internasional. Jumlah itu meningkat lebih dari tiga persen dibanding tahun sebelumnya.

Pemerintah Umumkan Panduan Keselamatan

Pemerintah Dubai kemudian mengeluarkan panduan keselamatan bagi warga serta pengunjung. Panduan tersebut membantu masyarakat merespons peringatan darurat secara tenang dan terarah.

Otoritas meminta masyarakat segera masuk ke bangunan terdekat ketika menerima peringatan darurat melalui ponsel. Pengemudi kendaraan juga perlu menuju lokasi tertutup sambil menghindari area terbuka.

Selain itu, warga yang berada dalam gedung perlu menjauhi jendela, balkon, serta panel kaca besar. Pemerintah juga mengingatkan masyarakat agar mengikuti informasi resmi dan tidak menyebarkan kabar yang belum terverifikasi.

Sementara itu, United Arab Emirates sebelumnya membuka koridor udara aman agar perjalanan udara tetap berlangsung selama konflik kawasan. Jalur tersebut memungkinkan sekitar 48 penerbangan per jam melalui rute yang dinilai aman oleh otoritas penerbangan regional.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending

Exit mobile version