Sports
Drama Lima Set: Final Bulutangkis Beregu Putri SEA Games 2025 Memanas, Indonesia dan Thailand Imbang 1-1
Jakarta (usmnews) Dikutip dari cnnindonesia.com Pertarungan sengit di final bulutangkis beregu putri SEA Games 2025 yang mempertemukan rival klasik, Indonesia dan Thailand, berlangsung dengan intensitas tinggi. Hingga selesainya dua partai pertama, skor kedudukan sementara berada dalam posisi imbang 1-1, menyisakan ketegangan mendebarkan di Thammasat University Rangsit Campus, Thailand.
Partai Pembuka: Kemenangan Emosional Putri Kusuma Wardani
Indonesia berhasil mencuri poin pertama melalui penampilan tunggal putri andalan, Putri Kusuma Wardani (Putri KW), yang menghadapi Pornpawee Chochuwong. Kemenangan Putri KW ini tidak didapatkan dengan mudah, melalui pertarungan tiga set yang penuh drama (rubber game).
Set Pertama: Putri KW menunjukkan dominasi luar biasa sejak awal. Ia langsung tancap gas, memimpin 6-1 dan berhasil mempertahankan momentum keunggulan 11-6 di interval. Putri tampil meyakinkan, membuat Pornpawee kesulitan mengejar, dan menutup set pertama dengan skor 21-18.
Set Kedua: Momentum berbalik 180 derajat di set kedua. Pornpawee Chochuwong berhasil bangkit dan mulai mengurangi kesalahan. Sebaliknya, Putri KW justru banyak melakukan error dan tampak kehilangan fokus. Akibatnya, Pornpawee dengan mudah mengambil alih set kedua dengan skor cukup jauh, 21-13.
Set Ketiga: Set penentuan dimulai dengan Thailand mengambil inisiatif, unggul 11-7 di interval. Namun, Putri KW menunjukkan mental baja khas atlet Indonesia. Ia mulai melancarkan serangan bertubi-tubi pasca interval, memaksa Pornpawee bekerja keras dan perlahan mengejar ketertinggalan hingga 13-14. Poin-poin krusial berikutnya menjadi milik Indonesia setelah Pornpawee sering melakukan kesalahan sendiri, terutama pengembalian bola yang keluar lapangan. Putri KW akhirnya mengamankan set ketiga dengan skor 21-16, sekaligus membawa Indonesia unggul sementara 1-0 atas Thailand.
Partai Kedua: Ganda Putri Indonesia Takluk
Pada partai kedua, giliran sektor ganda putri yang dipertandingkan. Pasangan Indonesia, Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum, menghadapi pasangan tuan rumah, Benyapa Aimsaard/Supissara Paewsampran. Pertandingan ini juga menyajikan drama tiga set dan berjalan sangat alot, terutama karena ganda Thailand bermain di hadapan publik sendiri.
Set Pertama: Rachel/Febi sempat tertinggal di awal pertandingan, namun menunjukkan perlawanan gigih dan berhasil menyamakan kedudukan menjadi 18-18. Sayangnya, dua kesalahan beruntun yang dilakukan pasangan Indonesia di poin-poin kritis memberikan keuntungan besar bagi wakil Thailand, yang kemudian memenangkan set pertama dengan skor 21-18.
Set Kedua: Pasangan Indonesia tidak menyerah. Setelah sempat tertinggal tipis, lucky point yang didapatkan Rachel membuat Indonesia unggul 11-8 di interval. Dengan pertahanan yang solid dan smash yang terarah, Rachel/Febi mampu mempertahankan keunggulan dan merebut set kedua dengan skor telak 21-11, memaksa pertandingan berlanjut ke rubber game.
Set Ketiga: Memasuki set penentuan, Thailand kembali mengambil inisiatif cepat dengan unggul 4-0 dan memimpin 11-8 saat interval. Walaupun terlihat kelelahan, pasangan tuan rumah memanfaatkan beberapa kesalahan yang dibuat oleh Rachel/Febi, memperlebar jarak menjadi 17-13. Meskipun Rachel/Febi berhasil bangkit secara dramatis, bahkan sempat berbalik unggul 18-17, duel sengit di akhir set menunjukkan superioritas Aimsaard/Paewsampran. Pasangan Thailand ini akhirnya merebut kemenangan di set ketiga dengan skor 21-18.
Kekalahan di partai kedua ini membuat kedudukan sementara final beregu putri SEA Games 2025 menjadi imbang 1-1. Pertandingan berlanjut ke partai ketiga, yang akan sangat menentukan tim mana yang lebih dekat untuk meraih medali emas.
TotalKata:Sekitar440kata