Connect with us

Blog

Dosen USM Berikan Pelatihan Powtoon untuk Penguatan Literasi Digital dan Storytelling

Published

on

SEMARANG— Sebanyak 25 guru SD IT Al Mawaddah Semarang mengikuti pelatihan penggunaan aplikasi Powtoon untuk pembuatan digital storytelling sebagai media pembelajaran inovatif pada 11 Oktober 2025.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Semarang (USM) yang dipimpin oleh Hetty Catur Ellyawati, S.S., M.Hum., dari Program Studi Teknik Informatika.

Pelatihan yang berlangsung di kompleks sekolah menghadirkan pemateri dari tim USM dengan keahlian di bidang bahasa Inggris dan teknologi informasi. Materi meliputi konsep digital storytelling, penyusunan storyboard, integrasi narasi–visual–audio, hingga praktik pembuatan video animasi berbasis Powtoon.

Kepala sekolah menyambut positif kegiatan ini karena dinilai sejalan dengan visi sekolah dalam membentuk generasi Qur’ani yang unggul dan adaptif terhadap perkembangan teknologi. Hasil observasi sebelumnya menunjukkan bahwa meskipun sarana digital di sekolah sudah memadai, guru masih berada pada tahap konsumsi media dan belum mampu memproduksi konten digital secara mandiri.

Pelatihan tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga berbasis praktik dan pendampingan. Melalui evaluasi pre-test dan post-test, kompetensi guru mengalami peningkatan dalam literasi digital dasar, pemahaman storytelling, dan pengoperasian Powtoon. Seluruh peserta berhasil menghasilkan minimal satu video storytelling yang siap digunakan dalam pembelajaran kelas.

“Inovasi digital seperti storytelling tidak hanya membuat pembelajaran lebih menarik, tetapi juga mendorong siswa terlibat secara aktif,” ujar Hetty.

Selain meningkatkan kreativitas pedagogis, kegiatan ini juga menghasilkan berbagai luaran, termasuk publikasi ilmiah, pengajuan HKI, dokumentasi video, serta rencana lanjutan berupa pendampingan implementasi media digital di ruang kelas.

Program ini diharapkan dapat direplikasi di sekolah lain dan memperkuat ekosistem pembelajaran digital di tingkat dasar, sejalan dengan tuntutan pendidikan abad 21.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *