International

Diplomasi di Downing Street: Pertemuan Strategis Presiden Prabowo dan PM Keir Starmer

Published

on

Semarang (usmnews) – Dikutip dari CNNIndonesia.com Kunjungan kenegaraan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, ke Inggris pada Januari 2026 menjadi sorotan internasional setelah ia mendarat di London untuk memenuhi undangan resmi dari Perdana Menteri Inggris, Keir Starmer. Pertemuan yang berlangsung di kantor sekaligus kediaman resmi PM Inggris, Downing Street Nomor 10, tersebut tidak hanya diwarnai dengan pembicaraan politik formal, tetapi juga dibumbui oleh momen unik yang menarik perhatian media massa, yakni sambutan dari “penghuni” tetap gedung tersebut, Larry the Cat.

Sambutan Hangat dan Simbolisme Diplomatik

Saat tiba di lokasi, Presiden Prabowo disambut langsung oleh PM Keir Starmer di depan pintu hitam ikonik Downing Street. Namun, sebelum memasuki ruangan untuk melakukan pertemuan tertutup, Prabowo menyempatkan diri untuk menyapa Larry, kucing penguasa tikus (Chief Mouser to the Cabinet Office) yang telah mendiami kantor tersebut selama beberapa masa jabatan Perdana Menteri. Momen santai ini mencerminkan suasana persahabatan yang ingin dibangun antara kedua negara di tengah ketegangan global yang sedang berlangsung.

Agenda Strategis: Ekonomi, Pertahanan, dan Teknologi

Di balik keramahan tersebut, agenda utama pertemuan ini adalah untuk memperkuat hubungan bilateral yang telah terjalin lama antara Indonesia dan Inggris. Diskusi antara kedua pemimpin tersebut berfokus pada beberapa pilar utama:

1. Penguatan Ekonomi dan Investasi: Indonesia dan Inggris berkomitmen untuk meningkatkan volume perdagangan bilateral. Dalam konteks ini, Prabowo berupaya menarik lebih banyak investasi dari perusahaan-perusahaan Inggris ke Indonesia, khususnya dalam sektor energi terbarukan dan pembangunan berkelanjutan yang menjadi fokus pemerintahannya.

2. Kerjasama Pertahanan: Sebagai negara dengan posisi geopolitik yang strategis di kawasan Indo-Pasifik, Indonesia memandang Inggris sebagai mitra kunci dalam modernisasi alat utama sistem persenjataan (alutsista) dan transfer teknologi militer. Diskusi ini mencakup potensi kerjasama jangka panjang untuk menjaga stabilitas keamanan kawasan.

3. Inovasi dan Pendidikan: Kedua pemimpin juga membahas peluang pertukaran pelajar dan kolaborasi di bidang riset teknologi. Inggris, dengan universitas-universitas kelas dunianya, dipandang sebagai mitra ideal bagi visi Prabowo untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Indonesia melalui pendidikan tinggi.

Visi Besar di Panggung Global

Kunjungan ini merupakan bagian dari rangkaian tur luar negeri Presiden Prabowo untuk mempertegas posisi Indonesia sebagai negara non-blok yang aktif menjalin kemitraan dengan kekuatan-kekuatan besar dunia. Melalui pertemuan di Downing Street ini, Indonesia menunjukkan kesiapannya untuk berkolaborasi dengan Inggris dalam menghadapi tantangan global seperti perubahan iklim, keamanan siber, dan pemulihan ekonomi pasca-pandemi yang masih menyisakan tantangan bagi rantai pasok global.

Kesimpulan

Pertemuan antara Presiden Prabowo dan PM Keir Starmer menandai babak baru dalam hubungan diplomatik Jakarta-London. Kehadiran Larry sang kucing yang menyambut di depan pintu mungkin menjadi detail kecil yang menggemaskan, namun substansi pembicaraan di dalam Downing Street Nomor 10 memiliki dampak besar bagi arah kebijakan luar negeri dan pertumbuhan ekonomi Indonesia di masa depan.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending

Exit mobile version