Education
Daftar 10 Jurusan Kuliah dengan Potensi Pendapatan Tertinggi: Panduan untuk Calon Mahasiswa 2026
Semarang (usmnews) – Dikutip dari kompas.com Memilih jurusan kuliah merupakan langkah investasi strategis bagi masa depan, tidak hanya dari segi akademis tetapi juga finansial. Bagi para calon mahasiswa yang sedang mempersiapkan diri untuk Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) 2026—baik melalui jalur prestasi (SNBP) maupun tes (SNBT)—memahami tren pasar kerja adalah hal yang krusial. Sebuah laporan terbaru yang dirilis oleh Kompas.com pada 10 Februari 2026, yang mengacu pada riset dari Studi Bankrate (perusahaan riset keuangan asal Amerika Serikat), menyoroti sepuluh jurusan yang menawarkan prospek gaji paling menggiurkan di kancah global.
Dominasi Sektor Teknik dalam Struktur Gaji Tertinggi
Hasil riset tersebut menunjukkan dominasi yang kuat dari bidang teknik (engineering) dalam daftar profesi dengan bayaran tertinggi. Di posisi puncak, terdapat jurusan Teknik Elektro. Lulusan dari program studi ini rata-rata dapat mengantongi pendapatan tahunan sebesar USD 115.000 atau setara dengan Rp 1,9 miliar (dengan asumsi kurs Rp 16.800). Tingginya gaji ini sejalan dengan permintaan pasar akan tenaga ahli yang mampu merancang sistem elektronik, tenaga listrik, dan telekomunikasi yang menjadi tulang punggung infrastruktur modern. Selain gaji yang fantastis, tingkat pengangguran di sektor ini juga sangat rendah, yakni hanya 1,9 persen.
Menyusul di posisi kedua adalah Teknik Komputer. Di era digitalisasi total pada tahun 2026 ini, di mana hampir semua sektor industri bergantung pada teknologi, lulusan yang mampu memadukan ilmu komputer dengan teknik perangkat keras sangat dicari. Mereka yang ahli dalam pengembangan chip, prosesor, dan sistem komputasi dihargai dengan gaji rata-rata USD 112.000 (sekitar Rp 1,8 miliar) per tahun.
Sektor Energi dan Dirgantara yang Tetap Primadona
Meskipun dunia gencar beralih ke energi hijau, realitas pasar menunjukkan bahwa Teknik Perminyakan masih menjadi salah satu ladang uang terbesar. Berada di urutan ketiga, jurusan ini menawarkan gaji rata-rata USD 100.000 (sekitar Rp 1,68 miliar) per tahun. Menariknya, jurusan ini mencatatkan tingkat pengangguran terendah dalam daftar, yaitu hanya 0,9 persen. Hal ini membuktikan bahwa keahlian dalam eksplorasi dan ekstraksi minyak serta gas bumi masih sangat vital bagi ketahanan energi global.
Tak kalah bergengsi, Teknik Penerbangan dan Antariksa (Aerospace Engineering) juga masuk dalam jajaran elit. Lulusan yang menggeluti perancangan pesawat terbang, satelit, hingga pesawat ulang-alik ini bisa mendapatkan gaji rata-rata USD 105.000 (sekitar Rp 1,76 miliar). Sifat industri dirgantara yang high-tech dan berisiko tinggi menuntut standar kompetensi yang luar biasa, sehingga wajar jika kompensasi yang diberikan sangat besar.
Ragam Jurusan Lain yang Menjanjikan
Selain keempat jurusan utama di atas, daftar tersebut juga mencakup berbagai disiplin ilmu lain yang tak kalah prospektif, mulai dari Teknik Mesin hingga bidang-bidang sains lainnya. Kesamaan dari semua jurusan ini adalah tingkat kesulitan kurikulum yang tinggi serta keahlian spesifik yang sulit digantikan oleh otomatisasi sederhana. Bagi para siswa yang memiliki minat kuat di bidang sains dan teknologi (Saintek), daftar ini bisa menjadi referensi valid dalam menentukan pilihan di SNPMB 2026, memastikan bahwa hasrat belajar mereka juga selaras dengan jaminan kesejahteraan finansial di masa depan.