Lifestyle
Bunga Telang: Keajaiban Biru dengan Tujuh Khasiat Kesehatan Utama
Semarang (usmnews) – Dikutip CNN Indonesia Tanaman ini telah digunakan dalam pengobatan tradisional selama berabad-abad, dan kini penelitian modern mulai mengonfirmasi potensi terapeutiknya. Berikut adalah ringkasan tujuh manfaat utama bunga telang untuk meningkatkan kualitas kesehatan secara holistik, mulai dari menjaga keindahan luar hingga mendukung fungsi organ vital dalam tubuh:
1. Mendukung Pengelolaan Berat Badan: Beberapa penelitian awal menunjukkan bahwa ekstrak bunga telang berpotensi membantu proses penurunan berat badan. Mekanismenya melibatkan kemampuan ekstrak ini untuk memperlambat proses pembentukan sel-sel lemak baru (adipogenesis). Selain itu, senyawa aktif spesifik bernama ternatin yang terdapat dalam bunga telang juga diduga kuat dapat menghambat sintesis sel lemak, menjadikannya suplemen pendukung yang menjanjikan dalam program diet, meskipun penelitian lebih lanjut masih dibutuhkan.
2. Menjaga Kesehatan Optimal Kulit dan Rambut: Kandungan antioksidan yang tinggi menjadikan bunga telang sangat berharga dalam produk perawatan kecantikan. Ekstraknya banyak diintegrasikan ke dalam produk skincare hingga sampo. Sebuah studi tahun 2021 menggarisbawahi efektivitas penggunaan topikal, yang terbukti mampu meningkatkan hidrasi kulit secara signifikan, bahkan mencapai 70% hanya dalam satu jam. Sementara itu, untuk perawatan rambut, sampo yang mengandung ekstrak bunga telang (dengan konsentrasi 20%) terbukti efektif dalam mengurangi masalah ketombe, merangsang pertumbuhan helai rambut, sekaligus membantu mencegah kerontokan rambut yang berlebihan.
3. Meningkatkan Fungsi Kognitif Otak: Berbagai studi yang melibatkan hewan menunjukkan bahwa konsumsi ekstrak bunga telang dapat menaikkan kadar asetilkolin di otak. Asetilkolin adalah neurotransmitter vital yang berperan kunci dalam proses memori dan fungsi kognitif. Dengan kadar yang lebih tinggi, bunga telang dikaitkan dengan peningkatan kemampuan berpikir dan potensi penurunan risiko gangguan memori yang biasanya terkait dengan proses penuaan.
4. Mengatur Keseimbangan Kadar Gula Darah: Teh yang terbuat dari bunga telang dapat memainkan peranan penting dalam mengontrol laju penyerapan gula dari saluran pencernaan ke dalam aliran darah. Efek ini bermanfaat untuk membantu menjaga stabilitas kadar gula darah dan mencegah lonjakan yang drastis setelah mengonsumsi makanan, menjadikannya pelengkap alami yang baik bagi penderita diabetes atau mereka yang ingin menjaga metabolisme gula (tetap harus dikonsumsi sebagai pendamping pengobatan medis).
5. Berperan sebagai Adaptogen dan Pereda Stres Alami: Bunga telang diakui sebagai adaptogen, yaitu kelompok tanaman yang membantu tubuh meningkatkan daya tahan dan beradaptasi lebih baik terhadap tekanan atau stres. Tanaman ini juga bersifat nervine, yang memberikan efek menenangkan pada sistem saraf. Karena bebas kafein, teh bunga telang sering dipilih sebagai minuman relaksasi, terutama untuk dikonsumsi menjelang tidur, bahkan diklaim memiliki efek menenangkan yang setara dengan teh chamomile.
6. Memelihara Kesehatan dan Penglihatan Mata: Antosianin, pigmen kuat yang memberikan warna khas pada bunga telang, memiliki manfaat spesifik untuk mata. Senyawa ini berperan dalam meningkatkan aliran darah ke jaringan mata. Sirkulasi yang lebih baik ini sangat membantu dalam penanganan berbagai masalah mata, seperti glaukoma, kerusakan retina, serta meredakan mata lelah dan penglihatan kabur. Konsumsi rutin juga diyakini dapat meningkatkan kemampuan penglihatan di malam hari dan memberikan perlindungan terhadap kerusakan oksidatif akibat radikal bebas.
7. Mendukung Sistem Pernapasan: Dalam pengobatan tradisional, bunga telang dimanfaatkan untuk meredakan berbagai keluhan pernapasan berkat sifat anti-inflamasinya yang kuat. Bunga ini bekerja dengan mengurangi iritasi pada paru-paru dan memfasilitasi pengeluaran cairan berlebih atau lendir dari sistem pernapasan, menjadikannya efektif untuk meringankan gejala batuk dan pilek. Bahkan, beberapa studi menyarankan teh bunga telang berpotensi menjadi terapi pendukung dalam penanganan kondisi kronis seperti asma dan alergi.
Dengan ragam manfaatnya yang luas tersebut, bunga telang semakin mengukuhkan posisinya sebagai bahan alami multi-fungsi yang mudah diakses. Cara mengonsumsinya pun sederhana, cukup dengan menyeduh 2-3 kuncup bunga telang kering dengan air hangat. Menariknya, penambahan sedikit irisan atau perasan lemon tidak hanya menambah rasa segar, tetapi juga akan menghasilkan perubahan warna yang dramatis dari biru menjadi ungu yang cantik.