Entertainment

Tegas! Betrand Peto Bantah Tudingan Lakukan Pelecehan Seksual di Kelab Malam

Published

on

Semarang (usmnews) – Penyanyi muda Betrand Peto bantah tudingan lakukan pelecehan seksual yang dialamatkan kepadanya setelah dugaan insiden di sebuah kelab malam kawasan SCBD, Jakarta Selatan, mencuat ke publik. Didampingi oleh tim kuasa hukumnya, penyanyi yang akrab disapa Onyo ini memberikan klarifikasi resmi guna menepis rumor serta tuduhan yang menyebut dirinya telah melakukan tindakan tidak terpuji terhadap seorang perempuan berinisial ANW.

Dalam konferensi pers yang digelar di Jakarta, pihak Betrand menegaskan bahwa kronologi yang beredar di media sosial sama sekali tidak mencerminkan fakta hukum yang sebenarnya. “Sebenarnya aku bisa bilang kalau misalkan itu bukan aku yang melakukannya. Dan untuk permasalahan yang dia bilang aku itu tindakan seksual, aku tidak melakukan itu sama sekali,” ujar Betrand saat memberikan keterangan kepada media. Dalam kesempatan tersebut, ia kembali menegaskan secara langsung bahwa Betrand Peto bantah tudingan lakukan pelecehan seksual serta menyebut tuduhan tersebut sebagai sebuah bentuk fitnah yang merugikan nama baiknya dan keluarga.

Kronologi Kejadian dan Kesaksian Versi Betrand Peto

Peristiwa tuduhan ini bermula dari laporan seorang wanita berinisial ANW yang mengaku mengalami dugaan tindakan kekerasan seksual di depan toilet sebuah kelab malam. ANW mengklaim bahwa dirinya ditarik ke area toilet sebelum akhirnya mengalami tindakan yang merugikan dirinya. Namun, versi berbeda disampaikan langsung oleh Betrand. Pria berusia 21 tahun ini menceritakan bahwa kedatangannya ke tempat hiburan malam tersebut semata-mata hanya untuk berkumpul dan bernyanyi bersama rekan-rekannya selepas menjalani kegiatan syuting.

Ia mengaku sama sekali tidak mengenal sosok pelapor maupun rombongannya. Menurut penjelasan Betrand, saat peristiwa yang dipermasalahkan terjadi, dirinya sedang berada di dalam ruangan bersama teman-temannya dalam posisi makan dan mengobrol santai. Ia membantah keras tuduhan yang menyebut dirinya menarik tangan korban menuju toilet. Pihaknya bahkan memegang bukti rekaman video kegiatan mereka selama berada di lokasi untuk membuktikan bahwa tidak ada interaksi mencurigakan atau pemaksaan seperti yang dituduhkan.

Klarifikasi Kuasa Hukum Mengenai Tudingan Pelecehan Seksual

Kuasa hukum Betrand Peto, Koko Joseph Irianto, turut menyampaikan bantahan resmi terkait seluruh tuduhan yang dilayangkan kepada kliennya. Pihak kuasa hukum menilai tuduhan tersebut tidak logis lantaran kondisi ruangan saat itu diisi oleh banyak orang, sehingga tidak mungkin kliennya melakukan tindakan melanggar hukum di area terbuka atau di depan toilet tanpa diketahui saksi lain.

“Kami membantah dengan tegas bahwa hal itu tidak ada dan tidak benar. Tidak pernah ada pelecehan seksual di depan toilet yang dilakukan oleh klien kami,” tegas Koko Joseph Irianto saat mendampingi Betrand. Tim hukum juga menjelaskan bahwa mereka telah mengumpulkan berbagai bukti dan meminta keterangan dari para saksi di lokasi kejadian. Berdasarkan hasil penelusuran internal mereka, tidak ada satu pun saksi yang melihat Betrand melakukan tindakan seperti yang dilaporkan oleh pihak pelapor.

Siap Kooperatif Menjalani Proses Hukum di Polda Metro Jaya

Meski diterpa isu miring, Betrand menyatakan kesiapannya untuk bersikap kooperatif penuh dalam mengikuti segala prosedur hukum yang berjalan di Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya. Ia menegaskan tidak akan menutupi atau menambah-nambahi fakta kejadian demi menjaga integritas dirinya serta nama baik keluarga yang selama ini membesarkannya.

Orang tua angkat Betrand, Ruben Onsu, juga turut memberikan perhatian serius terhadap kasus ini. Melalui media sosial pribadinya, Ruben mengunggah sejumlah rekaman video kesaksian dari para petugas kelab malam guna memperkuat posisi hukum sang anak. Pihak keluarga berharap agar publik dan netizen tidak terburu-buru mengambil kesimpulan sebelum adanya kepastian hukum yang berkekuatan tetap dari kepolisian.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait laporan yang diterima. Pihak penyidik dijadwalkan akan memanggil para saksi serta pihak-pihak terkait untuk dimintai keterangan resmi guna membuat terang perkara tersebut. Sementara itu, tim kuasa hukum Betrand Peto masih mencermati perkembangan kasus dan belum menentukan apakah akan mengambil langkah hukum balasan atas tuduhan pencemaran nama baik dan fitnah tersebut.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Please enable JavaScript to complete the security verification.

Trending

Exit mobile version