Connect with us

Nasional

Banjir Jakarta Mulai Surut pada Minggu Pagi Meski Belasan RT Masih Terendam Air Cukup Tinggi

Published

on

Semarang (usmnews) – Dikutip dari cnnindonesia.com Kondisi banjir yang melanda sejumlah wilayah di DKI Jakarta mulai menunjukkan tanda-tanda perbaikan, meskipun genangan air masih bertahan di beberapa titik strategis. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta merilis data pemutakhiran terbaru pada hari Minggu, 25 Januari 2026, pukul 07.00 WIB. Laporan tersebut mengindikasikan bahwa upaya penanganan banjir yang dilakukan oleh petugas gabungan telah membuahkan hasil, ditandai dengan berkurangnya jumlah wilayah yang tergenang dibandingkan periode sebelumnya.

‎Berdasarkan data tersebut, saat ini tercatat masih ada 14 Rukun Tetangga (RT) yang terendam air di seluruh wilayah Ibu Kota. Angka ini menunjukkan penurunan dari data sebelumnya yang mencatat 19 RT terdampak. Artinya, sebanyak 5 RT telah berhasil bebas dari genangan air berkat surutnya debit air dan penanganan intensif di lapangan. Kendati demikian, kewaspadaan tetap menjadi prioritas utama karena ketinggian air di wilayah yang masih terdampak tergolong cukup signifikan dan bervariasi.

‎Wilayah Jakarta Timur menjadi area yang paling terdampak dengan jumlah titik banjir terbanyak, yakni mencapai 13 RT. Di wilayah ini, Kelurahan Bidara Cina mencatatkan kondisi yang cukup parah dengan 4 RT terendam air yang memiliki ketinggian berkisar antara 75 sentimeter hingga 130 sentimeter. Ketinggian air yang mencapai lebih dari satu meter ini tentu sangat mengganggu aktivitas warga dan membutuhkan perhatian khusus. Selain itu, Kelurahan Kampung Melayu juga masih menyisakan genangan di 4 RT dengan ketinggian air mencapai 90 sentimeter, sementara di Kelurahan Cawang terdapat 5 RT yang tergenang setinggi 30 sentimeter.

‎Bergeser ke wilayah Jakarta Utara, genangan air relatif lebih sedikit namun tetap ada. Tercatat hanya ada 1 RT di Kelurahan Kapuk Muara yang masih terendam dengan ketinggian air sekitar 40 sentimeter. Sementara itu, dampak banjir juga dirasakan oleh pengguna jalan di Jakarta Barat. BPBD mencatat satu ruas jalan utama, yakni Jalan Kembangan Raya di Kelurahan Kembangan Selatan, masih tergenang air setinggi 15 sentimeter yang berpotensi menghambat laju kendaraan.

‎Menyikapi kondisi ini, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui akun media sosial resminya terus memberikan imbauan kepada masyarakat. Warga diminta untuk tetap berhati-hati saat beraktivitas di luar ruangan, terutama di area yang masih licin atau tergenang. Petugas dari berbagai instansi terkait dipastikan masih berada di lokasi untuk melakukan penyedotan air dan membantu warga. Masyarakat diharapkan mematuhi setiap arahan petugas di lapangan demi keselamatan bersama hingga kondisi benar-benar kembali normal.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *