Lifestyle

Aturan Aman Makan Opor Bagi Penderita Hipertensi dan Kolesterol

Published

on

Semarang (usmnews) – Momen Hari Raya Idulfitri selalu membawa kebahagiaan bersama keluarga. Tentu saja, momen Lebaran sangat identik dengan tradisi silaturahmi. Selain itu, tradisi saling memaafkan juga sangat lekat sekali. Kemudian, perayaan ini selalu menyajikan berbagai hidangan khas daerah. Contohnya, keluarga selalu memasak sajian opor ayam dan rendang. Bahkan, meja tamu penuh dengan sajian aneka kue kering. Namun, sebagian orang harus ekstra berhati-hati saat menyantap makanan. Khususnya, para pasien penderita penyakit hipertensi dan masalah kolesterol.

Ancaman Lemak Tinggi pada Menu Lebaran

Selanjutnya, mari kita bahas ancaman kesehatan dari hidangan tersebut. Ternyata, banyak orang sering mengabaikan pola makan saat perayaan. Padahal, menu Lebaran menyimpan potensi bahaya yang cukup besar. Menurut ahli medis, sebagian besar makanan tersebut mengandung lemak tinggi. Penyebabnya, masyarakat selalu menggunakan bahan santan sebagai bahan utama. Selain itu, resep masakan juga banyak yang membutuhkan mentega. Oleh karena itu, asupan lemak jahat tubuh akan langsung melonjak. Pastinya, kondisi ini sangat berbahaya bagi kelancaran pembuluh darah.

Kandungan Garam Pemicu Naiknya Darah

Lebih lanjut, bahaya hidangan ini tidak berhenti pada lemak saja. Rupanya, sajian sedap ini juga mengandung kadar garam tinggi. Tentu saja, garam berfungsi memperkuat cita rasa masakan tersebut. Akan tetapi, natrium merupakan musuh utama bagi pasien hipertensi. Sebab, konsumsi garam berlebih akan memicu lonjakan tekanan darah. Akibatnya, risiko serangan jantung mendadak akan semakin meningkat tajam. Oleh sebab itu, pasien wajib membatasi porsi makan harian mereka. Jangan pernah menuruti hawa nafsu lapar mata sesaat saja.

Aturan Aman Mencicipi Sajian Hari Raya

Lalu, bolehkah pasien mencicipi hidangan opor pada hari raya? Sebenarnya, dokter ahli tidak melarang konsumsi makanan tersebut sepenuhnya. Syaratnya, pasien wajib menerapkan aturan porsi yang sangat ketat. Pertama, Anda cukup mengambil bagian kuah santan sangat sedikit. Kedua, pilihlah bagian daging dada ayam tanpa kulit luar. Selanjutnya, imbangi piring makan Anda menggunakan sayuran hijau segar. Dengan demikian, serat sayuran akan mengikat tumpukan kolesterol jahat. Akhirnya, tubuh berhasil membuang sisa lemak melalui saluran pencernaan.

Pentingnya Menjaga Gaya Hidup Sehat

Sebagai penutup, kesehatan fisik tetap menjadi prioritas paling utama. Jangan sampai kesenangan kuliner justru merusak momen bahagia Anda. Oleh karena itu, minumlah air putih hangat secara rutin. Selain itu, hindari minuman kemasan bersoda selama masa Lebaran. Pastikan Anda tetap menyempatkan waktu berolahraga ringan setiap pagi. Misalnya, Anda bisa berjalan kaki berkeliling kompleks perumahan sekitar. Sehingga, organ tubuh Anda tetap bekerja secara sangat optimal. Pastinya, tubuh sehat membuat momen kumpul keluarga semakin bermakna.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending

Exit mobile version