Sports
5 Pelajaran Usai Atletico Madrid Bantai Barcelona 4-0

Semarang (usmnews) – Dikutip dari bola.net Atletico Madrid bantai Barcelona dengan skor telak 4-0 pada leg pertama semifinal Copa del Rey. Skuad asuhan Hansi Flick menelan kekalahan memalukan di Estadio Metropolitano, Jumat (13/2/2026) dini hari WIB. Oleh karena itu, Blaugrana kini memikul beban berat untuk membalikkan keadaan di leg kedua. Bahkan, hasil buruk ini membuka mata kita tentang berbagai celah fatal dalam permainan raksasa Catalan tersebut.
Intensitas Tinggi Runtuhkan Mental Lawan

Tuan rumah langsung menggempur pertahanan lawan sejak menit awal. Tercatat, Antoine Griezmann, Ademola Lookman, dan Julian Alvarez sukses menjebol gawang Barcelona secara bergantian. Selain itu, Eric Garcia justru menambah penderitaan tim lewat gol bunuh diri. Sebaliknya, para pemain Barcelona kehilangan semangat juang di lapangan. Akibatnya, mereka gagal mengimbangi agresivitas Atletico yang terus menyerang tanpa henti.
Titik Lemah dan Eksperimen Gagal

Selanjutnya, Alejandro Balde menuai kritik tajam karena gagal menutup pergerakan Giuliano Simeone. Bahkan, lawan terus mengeksploitasi sisi kirinya sepanjang pertandingan. Meskipun Hansi Flick mencoba strategi baru tanpa Marcus Rashford, rencana tersebut berantakan total. Padahal, sang pelatih berharap Ferran Torres mampu memberikan ancaman di lini depan. Namun, absennya pilar utama membuktikan bahwa kedalaman skuad Barcelona masih sangat rapuh.
[Baca Juga: Thomas Frank Dipecat Tottenham: Puji Arsenal Bikin Pemain Muak]
Di sisi lain, wasit mengambil beberapa keputusan kontroversial terkait VAR yang memicu perdebatan. Maka dari itu, Hansi Flick sempat meluapkan amarahnya kepada perangkat pertandingan usai laga bubar. Akhirnya, momen Atletico Madrid bantai Barcelona ini memberi peringatan keras bagi Flick untuk segera membenahi mentalitas tim.







