Nasional
Mengungkap Alasan Belanda Menanam Pohon Asam Jawa di Pinggir Jalan
Semarang (usmnews)-Pemerintah kolonial Hindia Belanda masa lalu memiliki sebuah kebiasaan unik sepanjang masa penjajahan Nusantara. Mereka dengan sangat rajin menanam pohon asam jawa sepanjang pinggir jalan raya lintas kota. Banyak orang masa kini merasa penasaran mengenai alasan Belanda menanam pohon asam jawa tersebut. Pohon tropis unik ini memiliki ciri khas polong panjang serta bertekstur kulit cukup kasar. Para pedagang Arab membawa tanaman asal benua Afrika ini dari India menuju kepulauan Nusantara. Selanjutnya, bangsa penjajah Eropa turut memperkenalkan komoditas buah masam ini menuju wilayah daratan Amerika. Oleh karena itu, komoditas tanaman asam jawa selalu memegang peran penting untuk perdagangan global.
Beragam Alasan Belanda Menanam Pohon Asam Jawa di Jalanan
Sebuah buku Peradaban Batik karya Ariesa Pandanwangi mencatat tujuan utama pemerintah kolonial Hindia Belanda. Mereka secara sengaja memilih pohon asam jawa sebagai peneduh alami bagi para pelintas jalan. Di samping itu, tanaman rindang ini secara konsisten menyuplai oksigen segar untuk setiap harinya. Pohon berdaun rimbun ini juga memproduksi buah manis masam kesukaan berbagai jenis burung liar. Bahkan, sistem akar pohon tersebut menghunjam sangat kuat untuk menahan hembusan angin badai kencang. Namun, struktur akar kokoh tersebut sama sekali tidak pernah merusak konstruksi fondasi jalan raya. Fakta alamiah inilah yang secara langsung mendasari alasan Belanda menanam pohon asam jawa tersebut.
Manfaat Medis serta Nilai Ekonomi Tambahan
Selain itu, pohon buah polong ini benar-benar menawarkan sebuah nilai ekonomi yang sangat tinggi. Masyarakat lokal Nusantara secara rutin memanfaatkan biji asam sebagai bumbu penyedap aneka masakan tradisional. Lebih lanjut, para praktisi kesehatan India kuno memakai sari tanaman ini untuk kebutuhan pengobatan Ayurveda. Sementara itu, sebagian penduduk kawasan Asia Tenggara rutin mengonsumsi buah ini sebagai ramuan pelancar pencernaan. Sebagai hasilnya, pihak pemerintah kolonial Belanda selalu meraup keuntungan melimpah dari komoditas bernilai tinggi ini. Kesimpulannya, terdapat banyak alasan Belanda menanam pohon asam jawa demi meraih sebuah untung berlipat ganda.