Nasional
Aksi Kemanusiaan di Kota Padang: Penyaluran Lima Ton Beras Gratis di Masjid Al Hakim Berlangsung Haru dan Tertib
Semarang (usmnews) – Dikutip dari detik.com, Pada hari Jumat, 27 Februari 2026, sebuah pemandangan yang menyentuh hati sekaligus menunjukkan dinamika sosial masyarakat terjadi di pelataran Masjid Al Hakim Islamic Center, Kota Padang, Sumatera Barat. Ribuan warga dari berbagai penjuru kota tampak berduyun-duyun memadati area masjid sejak pagi hari. Kedatangan mereka dipicu oleh adanya program bantuan sosial berupa pembagian beras gratis yang diinisiasi oleh pihak kepolisian setempat sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat.
Dalam kegiatan bakti sosial ini, sebanyak lima ton beras disiapkan untuk didistribusikan kepada sekitar 1.000 warga yang dianggap paling membutuhkan. Jumlah bantuan yang cukup besar ini segera menarik perhatian publik, mengingat beras merupakan kebutuhan pangan pokok yang harganya belakangan ini terus merangkak naik di pasaran. Kondisi ekonomi yang menantang membuat bantuan pangan sekecil apa pun menjadi sangat berarti bagi keluarga kurang mampu di wilayah tersebut.
Seiring berjalannya waktu, antrean warga pun mulai “mengular” atau memanjang hingga keluar area utama. Meskipun jumlah massa yang datang sangat banyak, koordinasi di lapangan patut diacungi jempol. Pihak kepolisian sebagai penyelenggara bekerja sama dengan petugas keamanan masjid untuk memastikan bahwa distribusi tetap berjalan sesuai protokol. Warga yang telah memiliki kupon tampak berdiri dengan sabar dalam barisan, masing-masing membawa karung atau wadah kosong untuk menampung jatah beras mereka.
Suasana di lokasi dilaporkan penuh dengan rasa haru. Banyak warga, terutama kaum lansia dan ibu rumah tangga, mengungkapkan rasa syukur yang mendalam atas bantuan ini. Bagi mereka, jatah beras tersebut setidaknya dapat menjamin ketersediaan makanan di meja makan untuk beberapa hari ke depan, sehingga beban keuangan keluarga dapat sedikit berkurang. Di tengah hiruk-pikuk antrean, tidak terjadi kericuhan; masyarakat menunjukkan sikap disiplin dan tertib menunggu giliran meski cuaca mulai terasa panas.
Proses pembagian dilakukan secara bertahap oleh petugas untuk menghindari penumpukan massa di satu titik. Pengawasan ketat dari aparat keamanan juga bertujuan agar penyaluran tepat sasaran kepada pemegang kupon yang sah. Kehadiran program seperti ini di Masjid Al Hakim membuktikan bahwa rumah ibadah tidak hanya berfungsi sebagai pusat kegiatan spiritual, tetapi juga sebagai pusat pemberdayaan dan bantuan sosial bagi umat.
Masyarakat yang hadir berharap agar aksi solidaritas semacam ini dapat terus berlanjut di masa depan. Mereka sangat mengharapkan peran aktif dari berbagai instansi lain, baik pemerintah maupun swasta, untuk mengadakan kegiatan serupa guna menekan dampak kenaikan harga kebutuhan pokok. Dengan tersalurkannya lima ton beras ini, diharapkan beban ekonomi rakyat kecil di Padang dapat sedikit teringankan, sekaligus mempererat hubungan antara aparat keamanan dan masyarakat dalam semangat gotong royong.