Lifestyle
Puasa Tetap Bisa Ngopi! Inilah Waktu Terbaik Minum Kopi Selama Ramadan

Semarang (usmnews) – Bagi para pencinta kopi sejati, menyambut bulan suci Ramadan sering kali membawa dilema tersendiri. Di satu sisi, umat Muslim wajib menahan lapar dan dahaga seharian penuh. Di sisi lain, kebiasaan menyeruput kopi di pagi hari sudah menjadi ritual yang sulit mereka tinggalkan. Pertanyaan besarnya pun muncul: kapan sebenarnya waktu paling tepat untuk menikmati secangkir kopi agar ibadah puasa tetap lancar dan lambung tetap aman?
Tidak Ada Aturan Baku, Kenali Tubuh Anda
Kabar baiknya, Anda tidak perlu berhenti total mengonsumsi kafein selama bulan puasa. Mengutip laporan dari Arab News, para ahli kesehatan sepakat bahwa tidak ada satu aturan saklek mengenai waktu minum kopi yang berlaku untuk semua orang.
Ahli kesehatan menekankan bahwa setiap individu memiliki kondisi tubuh yang unik. Waktu terbaik sangat bergantung pada tingkat sensitivitas tubuh Anda terhadap kafein, jadwal aktivitas atau pekerjaan, hingga pola tidur pribadi Anda. Artinya, Anda memegang kendali penuh untuk menyesuaikan jadwal “ngopi” dengan ritme tubuh masing-masing.

Waspada Minum Kopi Saat Sahur
Banyak orang memilih waktu sahur sebagai momen balas dendam untuk minum kopi. Mereka berharap kafein bisa memberikan suntikan energi agar mata tetap melek seharian. Namun, Anda perlu berhati-hati dengan kebiasaan ini.
Bagi sebagian orang, minum kopi saat sahur justru bisa menjadi bumerang. Sifat diuretik pada kafein memicu tubuh untuk membuang cairan lebih cepat melalui urin. Akibatnya, Anda berisiko mengalami dehidrasi lebih awal, bahkan sebelum tengah hari tiba. Rasa haus yang mencekik tentu akan mengganggu fokus dan kenyamanan Anda dalam beribadah.
Selain itu, kafein yang masuk saat sahur juga bisa membuat sistem saraf Anda terlalu waspada. Alih-alih berenergi, Anda mungkin justru merasa gelisah, jantung berdebar, atau bahkan terjaga sepanjang pagi sehingga mengganggu jam istirahat yang seharusnya Anda gunakan untuk menyimpan tenaga.

Saran Pengaturan Jadwal
Lalu, bagaimana solusinya? Para ahli menyarankan agar kita lebih bijak. Jika Anda memiliki lambung yang sensitif atau mudah haus, hindari kopi saat sahur. Cobalah menggeser jadwal ngopi ke waktu berbuka puasa.
Anda bisa menikmati kopi beberapa saat setelah membatalkan puasa dengan air putih dan makanan manis, atau saat jeda setelah salat Tarawih. Pada waktu-waktu ini, tubuh sudah mendapatkan kembali cairan dan nutrisi, sehingga efek asam dari kopi tidak langsung menghantam lambung yang kosong. Selain itu, Anda memiliki waktu yang cukup panjang di malam hari untuk minum air putih guna menetralkan efek dehidrasi dari kafein.
Dengan strategi pengaturan waktu yang tepat, Anda tetap bisa menikmati hobi minum kopi tanpa harus mengorbankan kesehatan lambung maupun kekhusyukan ibadah puasa Ramadan.







