Tech
Trans Semarang Beralih ke Bus Listrik yang Ramah Lingkungan

Semarang (usmnews) – Melansir laporan jatengpos Pemerintah Kota Semarang tengah merevolusi sistem transportasi publik. Dinas Perhubungan (Dishub) mempercepat transisi armada Trans Semarang menuju bus listrik. Strategi ini menciptakan lingkungan kota yang lebih bersih. Para pemangku kepentingan menyepakati rencana besar tersebut dalam Focus Group Discussion (FGD).
Panitia menggelar forum strategis ini di Hotel Santika Premiere Semarang. Selain itu, MTI Jawa Tengah mendesak modernisasi armada secara masif. Langkah ini menjamin kenyamanan maksimal bagi seluruh warga.
Modernisasi Layanan dan Peremajaan Armada

Ketua MTI Jawa Tengah, Prof. Bagus Hario Setiadji, menyampaikan saran teknis secara langsung. Beliau mendesak Semarang segera membuang bus konvensional. Pasalnya, bus listrik mendongkrak kualitas layanan secara menyeluruh.
Prof. Bagus juga mendorong pemerintah meremajakan armada keluaran 2015. Skema peremajaan wajib menguntungkan operator dan memanjakan penumpang. Langkah strategis ini menjaga kualitas udara kota tetap bersih.
Tiga Poin Strategis Transformasi Trans Semarang
Dishub merumuskan tiga poin strategis dalam transisi ini. Pemerintah menyusun jadwal penggantian armada secara bertahap demi mempercepat roadmap. Selain itu, Dishub membangun fasilitas halte yang ramah bagi lansia dan disabilitas. Petugas juga menerapkan pengawasan cerdas guna memastikan ketepatan waktu operasional.
Keamanan dan Kolaborasi Lintas Sektor

Pemerintah memprioritaskan keselamatan sebagai fokus utama operasional. MTI menetapkan standar teknis ketat pada baterai dan sistem kelistrikan. Sementara itu, VKTR dan Karoseri Laksana membagikan standar keamanan penting. Mereka merujuk pada pengalaman sukses mengoperasikan bus listrik di Jakarta.
Dukungan Finansial dan Akademisi
Danang Kurniawan merumuskan skema subsidi yang menguntungkan operator lokal. Ia juga menggandeng pakar Undip dan Unika Soegijapranata guna menyempurnakan kajian transportasi. Sementara itu, DPRD Kota Semarang mendukung anggaran secara penuh. Langkah ini menjamin keberlanjutan layanan transportasi aman bagi warga.

