Connect with us

Business

Prediksi Harga Emas 2026: Tembus Rp 4,2 Juta, Waktunya Beli?

Published

on

Ilustrasi prediksi harga emas 2026 tembus 4 juta

Semarang (usmnews) – Pasar investasi logam mulia kembali membawa kabar mengejutkan. Sebuah analisis terbaru merilis prediksi harga emas 2026 yang berpotensi meroket tajam hingga menyentuh angka fantastis. Tentu saja, hal ini menarik perhatian masyarakat yang gemar menabung emas.

Kenaikan harga ini kemungkinan besar akan melampaui rekor-rekor sebelumnya. Akibatnya, investor kini mulai mengatur ulang strategi portofolio mereka. Apakah ini hanya sekadar spekulasi atau memang memiliki fundamental kuat?

Analis Rilis Prediksi Harga Emas 2026 Tembus Rp 4,2 Juta

Melansir laporan dari Kumparan Bisnis, Direktur PT Laba Forexindo Berjangka, Ibrahim Assuaibi, menyampaikan pandangan optimisnya. Ia memproyeksikan harga emas dunia akan terus mendaki dalam dua tahun ke depan.

Ibrahim memperkirakan harga logam mulia di pasar domestik bisa menyentuh level Rp 4,2 juta per gram pada tahun 2026. Angka ini melonjak signifikan dibandingkan harga saat ini. Menurutnya, sentimen pemangkasan suku bunga oleh bank sentral Amerika Serikat (The Fed) menjadi pemicu utamanya.

“Ketika suku bunga turun, indeks dolar akan melemah. Kondisi ini biasanya menerbangkan harga emas,” jelas Ibrahim dalam pemberitaan tersebut.

Selain itu, ketegangan geopolitik di Timur Tengah dan Eropa yang tak kunjung reda turut mengerek harga emas. Investor pun menjadikan emas sebagai aset pelindung nilai (safe haven) utama.

Menghadapi Prediksi Harga Emas 2026: Beli atau Jual?

Melihat angka proyeksi yang begitu tinggi, timbul pertanyaan: apa langkah terbaik bagi investor sekarang?

Para ahli menyarankan investor untuk meninjau kembali tujuan investasi. Jika tujuannya untuk jangka panjang (di atas 2 tahun), maka membeli atau menahan (hold) emas saat ini merupakan langkah bijak. Secara historis, tren harga emas selalu mengalahkan inflasi dalam jangka panjang.

Namun, bagi investor yang sudah memegang emas dari harga bawah dan butuh dana cepat, mereka bisa memanfaatkan momen ini untuk ambil untung (profit taking).

[Baca Juga: Pecah Rekor Baru: Emas Pegadaian Tembus Rp3 Juta per Gram di Awal 2026]

Tips Cerdas Berinvestasi Emas

Selanjutnya, investor pemula sebaiknya tidak panik membeli (FOMO) saat harga sedang di pucuk tertinggi. Strategi terbaik adalah membeli secara bertahap (dollar cost averaging) atau masuk saat harga sedang terkoreksi.

Oleh karena itu, masyarakat perlu menggunakan “uang dingin” dalam berinvestasi. Logam mulia memang menjanjikan, namun risiko fluktuasi jangka pendek tetap ada.

Kesimpulannya, angka Rp 4,2 juta per gram bukanlah hal mustahil melihat kondisi ekonomi global saat ini. Emas tetap menjadi primadona investasi paling aman di tengah ketidakpastian.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *