Connect with us

Entertainment

Investigasi Dugaan Penggelapan Pajak 20 Miliar Won yang Menjerat Cha Eun-woo

Published

on

Semarang (usmnews) – Dikutip dari cnnindonesia.com Citra bersih aktor dan penyanyi populer Korea Selatan, Cha Eun-woo, kini tengah menghadapi ujian berat di tengah masa wajib militernya. Member grup ASTRO tersebut diduga terlibat dalam skandal penggelapan pajak berskala masif dengan nilai taksiran mencapai 20 miliar won (sekitar Rp234,55 miliar). Kasus ini tidak hanya mengejutkan publik karena besaran angkanya, tetapi juga memicu perubahan sentimen negatif terhadap sang artis yang selama ini dikenal tanpa cela. Para ahli hukum dan perpajakan menilai bahwa kasus ini melampaui sekadar upaya efisiensi pajak, melainkan mengarah pada dugaan pelanggaran hukum yang disengaja.

‎Indikasi Kesengajaan dan Modus Operandi Pusat dari kontroversi ini adalah struktur pengelolaan pendapatan Cha Eun-woo yang melibatkan sebuah badan usaha milik ibunya. Meskipun mendirikan perusahaan untuk mengurangi beban pajak—mengingat tarif pajak korporasi (20%) jauh lebih rendah dibanding pajak penghasilan pribadi tertinggi (45%)—adalah praktik umum bagi selebritas berpenghasilan tinggi, otoritas pajak menemukan kejanggalan serius. Pengacara Kim Myung-kyu menegaskan bahwa strategi ini dianggap ilegal jika perusahaan tersebut tidak memiliki substansi bisnis nyata, seperti ketiadaan staf atau kantor operasional yang memadai.

‎Kecurigaan semakin menguat ketika diketahui bahwa alamat terdaftar perusahaan ibu Cha Eun-woo adalah sebuah restoran belut di Ganghwado. Hal ini dinilai tidak lazim bagi entitas yang mengelola pendapatan seorang megabintang. Terlebih lagi, terjadi restrukturisasi hukum pada tahun 2024 di mana perusahaan tersebut berubah status menjadi perseroan terbatas. Menurut pakar pajak Moon Bora, perubahan ini menghapus kewajiban audit eksternal dan pengungkapan publik, yang ditafsirkan sebagai upaya untuk menghindari pengawasan regulator secara sengaja.

‎Turun Tangannya “Malaikat Maut Korporasi” Keseriusan kasus ini tercermin dari unit investigasi yang menanganinya, yaitu Biro Investigasi 4 Kantor Pajak Seoul. Biro ini dikenal sebagai unit elite atau “malaikat maut korporasi” yang biasanya hanya menangani kasus kejahatan keuangan korporasi yang kompleks dan bernilai fantastis. Keterlibatan biro ini dalam kasus individu sangatlah langka dan menjadi sinyal kuat bahwa otoritas pajak memandang kasus Cha Eun-woo bukan sebagai kesalahan administrasi sederhana, melainkan skema manipulasi pajak yang terencana dan berskala besar.

‎Implikasi Hukum dan Angka yang Fantastis Tuntutan pajak sebesar 20 miliar won ini mencetak rekor baru dalam sejarah kasus pajak selebritas Korea, jauh melampaui kasus-kasus sebelumnya seperti yang dialami ibu aktor Jang Geun-suk. Angka ini menyiratkan bahwa pendapatan Cha Eun-woo dalam periode 2022-2024 diperkirakan mencapai 80 miliar won. Jika terbukti bersalah melakukan penggelapan pajak secara sengaja dengan nilai di atas 1 miliar won, Cha Eun-woo dapat menghadapi ancaman hukuman penjara minimal lima tahun hingga seumur hidup.

‎Saat ini, Cha Eun-woo telah menunjuk firma hukum ternama Shin & Kim LLC untuk melakukan pembelaan dan menantang penilaian pajak tersebut. Pihak agensi, Fantagio, juga membantah spekulasi bahwa wajib militer sang artis dilakukan untuk menghindari penyelidikan, sembari menegaskan bahwa proses hukum sedang berjalan untuk menentukan status legalitas perusahaan milik ibunya.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *