Nasional
Longsor Cisarua: Basarnas Identifikasi 27 Jenazah

Semarang (usmnews) — Dikutip dari CNN Indonesia Operasi pencarian korban longsor di Kecamatan Cisarua terus berlanjut. Tim SAR gabungan bekerja keras di lokasi bencana Kabupaten Bandung Barat tersebut. Mereka melaporkan perkembangan signifikan pada Selasa (27/1). Petugas berhasil mengungkap identitas puluhan korban jiwa.
Kepala Basarnas, Mohammad Syafii, memimpin langsung konferensi pers malam ini. Ia menyampaikan apresiasi kepada tim Disaster Victim Identification (DVI). Unit ini bekerja sangat cepat dalam memeriksa jenazah. Syafii menyebut proses pendataan berjalan lancar meski dalam situasi darurat.

PROSES IDENTIFIKASI DAN DATA KORBAN
Syafii membeberkan data valid hingga pukul 20.00 WIB. Tim DVI Polri telah menyelesaikan pemeriksaan forensik. Petugas medis memastikan identitas 27 korban meninggal dunia. Angka ini merupakan hasil pemutakhiran data terbaru dari posko postmortem.
Tim ahli menggunakan metode identifikasi ilmiah. Mereka mencocokkan data medis dan ciri fisik jenazah. Petugas membandingkan temuan tersebut dengan data dari keluarga korban. Hasil pencocokan ini memiliki tingkat akurasi tinggi. Petugas ingin menghindari kesalahan sekecil apa pun dalam proses ini.
Pihak berwenang kini mempercepat proses administrasi. Mereka segera menyerahkan jenazah kepada pihak keluarga. Suasana haru menyelimuti area posko utama. Keluarga korban menyambut jenazah dengan tangis pilu. Mereka berencana memakamkan orang-orang terkasih secepatnya. Tim pendamping psikososial pun turut menenangkan keluarga yang berduka.

KENDALA BERAT DI MEDAN OPERASI
Selain mengurus jenazah, Syafii juga menyoroti kondisi lapangan. Ratusan personel gabungan masih bertahan di lokasi. Pasukan ini terdiri dari TNI, Polri, BPBD, dan relawan kemanusiaan. Namun, mereka menghadapi tantangan alam yang cukup ekstrem.
Faktor cuaca menjadi musuh utama tim penyelamat. Hujan deras kerap turun saat sore hari. Air hujan membuat struktur tanah menjadi sangat gembur. Kondisi tanah labil ini sangat membahayakan keselamatan tim rescuer. Syafii selalu mengingatkan anggotanya untuk waspada. Ia tidak ingin operasi ini memakan korban baru dari pihak penyelamat.
Operator alat berat pun bekerja dengan ekstra hati-hati. Mereka harus memperhitungkan setiap pergerakan tanah. Tim gabungan juga berusaha membuka akses jalan yang terputus. Timbunan lumpur tebal menghambat masuknya truk bantuan. Petugas terus menyingkirkan material longsor dan puing bangunan. Basarnas berencana memperluas area pencarian esok pagi. Mereka optimis dapat menemukan seluruh korban yang masih hilang.







