Connect with us

Lifestyle

Waspada Gangguan Pencernaan: Hindari Mengonsumsi Pepaya Bersamaan dengan Deretan Makanan Ini

Published

on

Semarang (usmnews) – Dikutip cnbcindonesia.com telah lama dikenal sebagai salah satu buah tropis yang kaya akan nutrisi, mulai dari vitamin A, C, hingga enzim pencernaan yang sangat bermanfaat bagi kesehatan usus. Namun, di balik manfaatnya yang melimpah, mengonsumsi pepaya ternyata tidak bisa dilakukan secara sembarangan. Ada beberapa jenis makanan yang jika dikonsumsi bersamaan atau dalam waktu yang berdekatan dengan pepaya, justru dapat memicu efek negatif bagi tubuh, khususnya pada sistem pencernaan.

Salah satu kombinasi yang paling sering diabaikan adalah mencampur pepaya dengan buah-buahan asam seperti jeruk atau lemon. Banyak orang gemar membuat salad buah dengan campuran ini, padahal kombinasi tersebut dapat mengganggu keseimbangan pH dalam lambung. Rasa asam dari jeruk jika bertemu dengan enzim papain dalam pepaya dapat memicu gejala nyeri ulu hati atau refluks asam, yang tentu akan membuat perut terasa tidak nyaman.

Selain buah asam, susu dan produk olahannya juga menjadi daftar makanan yang harus dihindari saat makan pepaya. Enzim papain dan chymopapain yang terkandung dalam pepaya memiliki sifat mengentalkan protein susu. Jika keduanya bertemu di dalam perut, proses pencernaan bisa terhambat dan menyebabkan pembentukan gas berlebih. Akibatnya, seseorang mungkin akan merasakan perut kembung, begah, bahkan kram perut yang menyiksa.

Makanan berlemak tinggi, seperti gorengan atau daging merah yang berminyak, juga tidak disarankan dimakan bersama pepaya. Meskipun pepaya dikenal membantu melancarkan pencernaan, beban kerja enzim saat memproses lemak jenuh yang berat bersamaan dengan serat pepaya dapat menimbulkan kekacauan pada metabolisme usus. Hal ini sering kali berujung pada diare atau sebaliknya, sembelit karena gangguan penyerapan nutrisi.

Tak hanya itu, bagi pecinta makanan pedas, sebaiknya berikan jeda waktu jika ingin makan pepaya. Kandungan kapsaisin dalam cabai yang bersifat iritatif jika bertemu dengan enzim aktif dalam pepaya dapat memperparah iritasi pada dinding lambung. Kondisi ini meningkatkan risiko timbulnya sensasi terbakar di dada (heartburn) atau gangguan pencernaan lainnya yang lebih serius.

Terakhir, penting juga untuk memperhatikan konsumsi protein tinggi seperti telur mentah atau daging tertentu secara bersamaan. Enzim dalam pepaya dirancang untuk memecah protein, namun jika jumlahnya tidak seimbang atau dikonsumsi dengan cara yang salah, justru dapat mengganggu efektivitas pencernaan protein itu sendiri. Dengan memahami kombinasi makanan yang tepat, kita bisa mendapatkan manfaat maksimal dari buah pepaya tanpa harus mengalami gangguan kesehatan yang tidak diinginkan. Selalu berikan jeda waktu sekitar satu hingga dua jam jika ingin mengonsumsi makanan-makanan di atas setelah memakan pepaya demi menjaga kenyamanan sistem pencernaan Anda.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *