Connect with us

Blog

Realitas Pasca-Libur: Kemacetan Jakarta Kembali Normal di Koridor Pancoran-Kuningan

Published

on

Semarang (usmnews) – Dikutip dari detik.com, Seiring dengan berakhirnya euforia perayaan pergantian tahun, wajah Ibu Kota pada Senin pagi ini (05/01/2026) kembali menyuguhkan pemandangan klasiknya: antrean panjang kendaraan. Setelah menikmati jeda libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) selama kurang lebih dua pekan, jutaan pekerja dan pelajar kini kembali memenuhi jalanan, menyebabkan titik-titik krusial seperti kawasan Pancoran mengalami kemacetan yang cukup melelahkan.

Penumpukan Kendaraan di Jalur Utama Gatot Subroto

Berdasarkan pantauan terkini di lapangan, arus lalu lintas dari arah Cawang dan Tebet menuju pusat perkantoran di Kuningan serta Semanggi mengalami perlambatan yang sangat drastis sejak pukul 07.00 WIB. Kendaraan bermotor, baik roda dua maupun roda empat, terpantau hanya dapat melaju dengan kecepatan rendah atau “merayap” di sepanjang Jalan Gatot Subroto.

Titik kemacetan paling parah terlihat mulai dari tanjakan flyover Pancoran. Volume kendaraan yang membeludak dari arah Timur Jakarta tidak sebanding dengan kapasitas jalan yang tersedia, ditambah lagi dengan adanya penyempitan jalur akibat kendaraan yang keluar-masuk dari arah Pasar Minggu dan jalur arteri lainnya. Ekor kepadatan dilaporkan memanjang hingga ke depan gedung Menara Saidah dan sekitarnya.

Kembalinya Rutinitas Kerja dan Sekolah

Lonjakan volume kendaraan ini merupakan indikasi kuat bahwa mayoritas aktivitas perkantoran dan institusi pendidikan telah beroperasi secara penuh di hari Senin pertama tahun 2026 ini. Setelah masa liburan di mana jalanan Jakarta cenderung lengang, transisi mendadak ini membuat banyak pengendara harus kembali beradaptasi dengan waktu tempuh yang jauh lebih lama.

Situasi di jalur TransJakarta pun tidak jauh berbeda. Meski memiliki jalur khusus, kepadatan di persimpangan-persimpangan besar tetap menghambat laju bus, membuat antrean calon penumpang di halte-halte sepanjang koridor IX (Pinang Ranti – Pluit) terlihat lebih padat dari biasanya.

Upaya Pengaturan oleh Petugas

Guna mengurai benang kusut lalu lintas ini, sejumlah personel Kepolisian Lalu Lintas (Polantas) bersama petugas dari Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta telah disiagakan di titik-titik strategis. Para petugas berusaha mengatur aliran kendaraan di persimpangan lampu merah Pancoran agar penumpukan tidak semakin mengunci arah menuju Kuningan.

Himbauan pun terus diberikan kepada para pengguna jalan agar tetap tertib dalam mengemudi dan tidak saling serobot, yang justru berpotensi memicu kecelakaan atau memperparah kebuntuan arus. Bagi warga yang hendak menuju kawasan Sudirman atau Rasuna Said, disarankan untuk mencari jalur alternatif atau berangkat lebih awal guna menghindari puncak kepadatan yang diperkirakan akan berlangsung hingga menjelang tengah hari.

Kondisi ini menjadi pengingat bagi warga Jakarta bahwa masa rehat telah usai, dan dinamika kemacetan kembali menjadi bagian tak terpisahkan dari keseharian di kota megapolitan ini.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *