Connect with us

Nasional

Tanah Bergerak Ancam Hunian Warga di Trenggalek Akibat Curah Hujan Tinggi

Published

on

Trenggalek (usmnews) di kutip dari ANTARAjatim Tingginya intensitas curah hujan yang terus-menerus mengguyur wilayah Kabupaten Trenggalek, khususnya di Kecamatan Pule, telah memicu terjadinya fenomena alam yang sangat mengkhawatirkan, yaitu bencana **tanah gerak**. Peristiwa geologis ini telah berdampak serius pada infrastruktur permukiman, di mana satu unit rumah warga dilaporkan mengalami kerusakan parah dengan retakan masif dan kini berada dalam ancaman nyata untuk ambruk total. Laporan ini disampaikan oleh Adhar Muttaqin dalam pemberitaan detikNews pada Rabu, 19 November 2025, pukul 08:32 WIB.

Kondisi kritis ini berpusat di Dusun Gading, Desa Jombok, Kecamatan Pule. Rumah yang menjadi korban langsung dari pergeseran tanah ini adalah milik Bapak Bari, yang beralamat di RT 03, RW 01. Bencana alam ini bukan terjadi tiba-tiba; Kapolsek Pule, Iptu Muhtar, mengungkapkan bahwa tanda-tanda awal berupa retakan pada struktur rumah sudah mulai terdeteksi sejak dua hari sebelumnya, tepatnya pada tanggal 17 November 2025.

Menurut keterangan Iptu Muhtar, yang dikutip dari laporan detikJatim, kerusakan yang ditimbulkan oleh tanah gerak ini sangat luas dan terjadi di berbagai sisi bangunan. Retakan tidak hanya merayap di sepanjang dinding, tetapi juga sudah terlihat jelas membelah lantai rumah. Hal ini menunjukkan bahwa pondasi dan struktur dasar bangunan telah terganggu secara signifikan oleh gerakan massa tanah di bawahnya.

### Pengukuran dan Tingkat Kerusakan

Dari hasil pemantauan dan asesmen yang dilakukan oleh tim gabungan di lokasi, tingkat pergerakan tanah yang terjadi sungguh mengkhawatirkan. Data di lapangan menunjukkan bahwa pergeseran horizontal tanah telah mencapai jarak sekitar **30 sentimeter**. Lebih lanjut, kedalaman retakan yang terbentuk di permukaan tanah di sekitar rumah juga cukup dalam, diperkirakan berkisar antara **50 sentimeter hingga 1 meter**.

Iptu Muhtar menambahkan bahwa puncak dari pergerakan tanah yang paling dirasakan oleh warga terjadi pada pagi hari sebelumnya. “Kemarin itu sekitar pukul lima pagi pergerakan tanahnya cukup terasa,” jelasnya, mengindikasikan bahwa pergerakan tanah masih aktif dan berpotensi meningkat seiring dengan tingginya curah hujan. Kondisi ini tentunya menciptakan situasi yang sangat rentan dan membahayakan keselamatan penghuni rumah.

### Langkah Evakuasi dan Kewaspadaan Tinggi

Menanggapi situasi darurat ini, pihak kepolisian setempat telah berkoordinasi erat dengan berbagai elemen terkait, termasuk Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Tentara Nasional Indonesia (TNI), dan jajaran pemerintah desa/kecamatan. Konsensus dari tim gabungan ini adalah memberikan rekomendasi yang tegas agar rumah milik Bapak Bari segera **dikosongkan** atau dievakuasi.

Keputusan untuk mengimbau pengosongan ini didasarkan pada penilaian bahwa kondisi rumah sudah sangat mengkhawatirkan dan dikategorikan rawan roboh. “Rekomendasi kami ya dievakuasi, dari pada terjadi kondisi yang lebih parah. Kami berharap hal itu bisa meminimalisir dampak yang ditimbulkan,” tegas Kapolsek Pule. Langkah evakuasi ini dianggap sebagai tindakan preventif yang paling penting untuk menghindari jatuhnya korban jiwa atau luka-luka akibat potensi ambruknya bangunan.

Bencana tanah gerak yang dipicu oleh tingginya curah hujan ini menjadi pengingat keras bagi seluruh masyarakat yang tinggal di wilayah perbukitan atau daerah dengan kontur tanah labil di Trenggalek, khususnya saat musim penghujan. Pihak berwenang terus mengimbau agar masyarakat meningkatkan kewaspadaan dan segera mengambil tindakan penyelamatan diri—seperti mengungsi sementara ke tempat yang lebih aman atau sanak saudara—jika merasakan adanya tanda-tanda pergerakan tanah atau retakan baru di sekitar hunian mereka. Kesiapsiagaan dan respons cepat dari warga sangat krusial dalam upaya meminimalisir risiko bencana geologi yang disebabkan oleh faktor cuaca ekstrem.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *