Connect with us

Sports

Dominik Szoboszlai: Kami Berutang Piala Dunia kepada Anda; Kapten Hungaria Minta Maaf Usai Tersingkir Dramatis

Published

on

Budapest (usmnews) – Dilansir dari detiksport Tim nasional Hungaria harus menelan pil pahit setelah secara dramatis gagal mengamankan tempat di babak Playoff Piala Dunia 2026. Kegagalan ini menyusul kekalahan menyakitkan yang mereka alami dalam perebutan tiket kualifikasi.

Dalam pertandingan krusial menghadapi Republik Irlandia di kandang sendiri, Hungaria harus mengakui keunggulan lawan dengan skor akhir 2-3. Kekalahan ini terasa semakin pahit karena meskipun sempat dua kali unggul dalam pertandingan, comeback Irlandia berhasil diselesaikan melalui gol penentu yang dicetak oleh Troy Parrot di menit-menit akhir waktu tambahan (injury time).

Hasil ini memaksa Hungaria untuk puas menempati posisi ketiga klasemen akhir, hanya mengumpulkan delapan poin. Mereka terpaut dua angka di belakang Republik Irlandia, yang berhasil meraih tiket menuju babak Playoff. Kegagalan untuk melaju ke turnamen sepak bola terbesar di dunia ini tentu saja menimbulkan kekecewaan yang sangat mendalam di kalangan penggemar dan seluruh skuad tim.

Merespons kekecewaan publik yang meluas, kapten tim Hungaria, Dominik Szoboszlai, segera mengambil inisiatif untuk mengeluarkan permintaan maaf yang sangat emosional. Melalui akun Instagram pribadinya, Szoboszlai menyampaikan betapa dalamnya rasa sakit yang dirasakan seluruh tim.

“Menyakitkan. Sungguh menyakitkan karena kami sangat menginginkannya,” tulis pemain bintang tersebut. Ia menekankan bahwa keinginan kuat tersebut bukan hanya untuk diri mereka sendiri, melainkan juga demi para pendukung setia. Szoboszlai secara khusus menyoroti peran para penggemar yang selalu “mendukung kami dan menemani kami ke manapun kami bermain.”

Mengambil tanggung jawab penuh sebagai pemimpin, Szoboszlai secara resmi meminta maaf atas nama tim. “Sebagai kapten tim, saya minta maaf karena kami gagal lolos ke Piala Dunia,” ujarnya. Namun, di tengah pengakuan kegagalan tersebut, ia juga menyuarakan kebanggaan internalnya. Ia menegaskan, “tapi saya bangga sekali dengan para pemain, staf, dan pelatih,” menunjukkan apresiasi terhadap kerja keras tim di balik layar.

Pesan Szoboszlai ditutup dengan semangat nasionalisme dan janji untuk masa depan. Ia menyatakan kebahagiaannya menjadi warga Hungaria, bahkan ketika menghadapi kondisi yang sulit sekalipun. Kapten tersebut berjanji bahwa mimpi untuk berpartisipasi di Piala Dunia suatu hari nanti pasti akan tercapai.

“Itulah alasan mengapa kami harus bekerja keras lagi. Anda juga, kami juga,” ajaknya. Szoboszlai mengakhiri pesannya dengan nada penuh tekad, menyatakan bahwa tim merasa “berutang Piala Dunia kepada Anda semua dan juga kami.” Ia menutup pesannya dengan deklarasi singkat yang kuat, “Kami harus bekerja lagi. Saya cinta kamu, Hungaria!”

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *