Connect with us

Tech

Kemkomdigi Cetak Talenta AI Lewat Program AI Talent Factory

Published

on

Jakarta (usmnews) – Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) menggelar Program AI Talent Factory untuk mencetak talenta digital unggulan yang mampu mengembangkan teknologi kecerdasan artifisial (AI) demi menjawab tantangan dan kebutuhan bangsa.

Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kemkomdigi, Bonifasius Wahyu Pudjianto, menjelaskan bahwa program ini bertujuan melahirkan SDM digital yang tidak hanya memahami AI, tetapi juga mampu berinovasi melalui teknologi tersebut.

“AI Talent Factory hadir bukan sekadar mencetak talenta pemula atau menengah, tapi juga talenta tingkat lanjut yang siap menghadapi berbagai persoalan bangsa,” ujar Bonifasius dalam keterangan pers yang dikonfirmasi pada Sabtu (21/9).

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Nezar Patria, optimistis Indonesia mampu mencetak talenta AI yang kompetitif di tingkat global. Ia mendorong para pengembang di Indonesia untuk menciptakan aplikasi AI berbasis sumber daya dan kearifan lokal.

“Kalau kita bisa membuat Large Language Model (LLM) sendiri dengan menggunakan bahasa kita sendiri, itu akan sangat baik,” kata Nezar.

Ia menyoroti kekayaan bahasa dan budaya Indonesia sebagai potensi besar dalam pengembangan AI. “Kita punya banyak bahasa daerah, suku yang beragam, dan budaya yang luar biasa. Ini modal penting untuk membangun AI yang relevan secara lokal,” tambahnya.

Nezar menekankan pentingnya membekali talenta digital agar tak sekadar menjadi pengguna teknologi, tetapi juga menjadi pencipta solusi berbasis teknologi.

“Kita butuh sekitar sembilan juta talenta digital lagi. Tapi bukan hanya sebagai pengguna, kita butuh talenta yang bisa menjadi deployer sekaligus developer,” tegasnya.

Melalui AI Talent Factory, Kemkomdigi ingin memastikan bahwa pengembangan teknologi AI di Indonesia berakar pada kebutuhan nyata masyarakat. Program ini juga mendorong integrasi antara keterampilan teknis dan pemahaman sosial budaya agar AI dapat memberikan manfaat konkret.

Dengan AI Talent Factory, pemerintah berupaya mempercepat transformasi digital nasional dengan menyiapkan generasi pengembang AI yang tidak hanya cerdas secara teknologi, tetapi juga bijak secara kontekstual.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *