Nasional
Pemkab Jayapura siapkan transportasi pelajar di wilayah terpencil

Jayapura – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayapura mengambil langkah nyata untuk menjamin akses pendidikan bagi anak-anak di wilayah terpencil. Pemkab langsung menyediakan transportasi khusus bagi siswa yang selama ini harus berjalan kaki berjam-jam demi sampai ke sekolah.
Bupati Jayapura, Yunus Wonda, menyampaikan komitmennya saat mengunjungi Distrik Airu, Kamis (31/7). Ia menegaskan bahwa pemerintah tidak tinggal diam melihat anak-anak kampung kesulitan mengakses pendidikan.
“Kami melihat sendiri bagaimana anak-anak harus berjalan jauh setiap hari hanya untuk bisa belajar. Karena itu, kami bergerak cepat menghadirkan transportasi sekolah agar mereka tidak lagi putus sekolah hanya karena soal jarak,” tegas Yunus.
Pemkab langsung memprioritaskan program ini di distrik-distrik terpencil seperti Airu, Lereh, Kaureh, dan daerah lain yang sulit dijangkau. Pemerintah memanfaatkan kendaraan operasional milik daerah dan menggandeng pihak ketiga untuk mengangkut siswa setiap hari.
Pemkab juga langsung mengalokasikan pembiayaan dari Dana Otonomi Khusus (Otsus) Papua dan APBD, khusus untuk mendukung pendidikan inklusif di daerah terpencil. Tak hanya menyediakan bus untuk wilayah darat, Pemkab juga mengoperasikan transportasi air bagi anak-anak sekolah di pesisir Danau Sentani, Distrik Demta, dan Yokari.
“Kami tidak ingin anak-anak kampung tertinggal. Mereka juga harus punya kesempatan yang sama untuk belajar dan berkembang. Pemerintah bertanggung jawab untuk membuka akses itu,” ujar Yunus.
Selain itu, Pemkab menginstruksikan aparat distrik dan kampung untuk mengawal jalannya program agar tidak disalahgunakan. Yunus menegaskan bahwa program ini harus benar-benar menyasar siswa yang membutuhkan.
“Kami ingin memastikan seluruh anak-anak Jayapura bisa bersekolah, belajar dengan nyaman, dan meraih masa depan cerah. Kami hadir dan bekerja nyata untuk itu,” pungkasnya.