Lifestyle
4 Bunga Cantik yang Diprediksi Akan Merajai Tren Tahun 2026

Semarang (usmnews) – Dikutip Kompas.com Menghadirkan kesegaran alami ke dalam hunian melalui rangkaian bunga segar telah menjadi gaya hidup yang digemari banyak orang. Selain memberikan estetika visual yang mempercantik ruangan, kehadiran bunga juga menawarkan aroma menyegarkan yang efektif untuk meningkatkan suasana hati penghuninya. Menyongsong tahun baru, para pecinta tanaman hias tentu penasaran dengan jenis bunga apa saja yang akan mendominasi tren. Berdasarkan analisis mendalam yang dilakukan oleh para ahli dari Arena Flowers, Inggris, terdapat prediksi menarik mengenai tren bunga global pada tahun 2026. Prediksi ini disusun berdasarkan data pencarian Google selama dua tahun terakhir yang menunjukkan pergeseran minat masyarakat.
Berikut adalah empat jenis bunga cantik yang diperkirakan akan sangat populer dan banyak dicari di tahun 2026:
1. Bunga Peony (Pioni): Peony diprediksi akan mempertahankan takhtanya sebagai bunga paling favorit di tahun 2026. Dikenal dengan kelopaknya yang tebal, bergelombang, dan tampilannya yang sangat romantis serta lembut, peony memang memiliki daya tarik yang tak lekang oleh waktu. Data statistik menunjukkan lonjakan minat yang luar biasa terhadap bunga ini, dengan peningkatan pencarian global mencapai 175 persen dalam dua tahun terakhir. Tren digital ini pun berbanding lurus dengan realitas di pasar, di mana penjualan peony mengalami kenaikan signifikan. Ginny Henry, Creative Lead dari Arena Flowers, mengungkapkan bahwa permintaan peony sangat tinggi dan diprediksi akan terus menjadi primadona sepanjang tahun 2026.
2. Bunga Tulip: Di posisi selanjutnya, bunga tulip diperkirakan akan menjadi salah satu bintang utama di tahun 2026. Minat pencarian terhadap bunga ikonik ini tercatat naik sebesar 127 persen. Ada fenomena menarik dalam tren tulip kali ini, yaitu lonjakan ketertarikan spesifik terhadap tulip berwarna biru, terutama di kota-kota metropolitan besar seperti New York dan Los Angeles. Hal ini mengindikasikan bahwa selera masyarakat global semakin beragam dan berani dalam mengeksplorasi variasi warna tanaman hias untuk dekorasi mereka.

3. Bunga Snapdragon (Mulut Naga): Bunga dengan bentuk unik ini mencatatkan peningkatan minat pencarian sebesar 123 persen. Snapdragon diprediksi akan semakin sering digunakan dalam berbagai rangkaian bunga artistik pada tahun 2026. Kepopulerannya meroket di berbagai kota besar dunia, mulai dari London, Berlin, Sydney, hingga Abu Dhabi. Menurut para ahli, snapdragon disukai karena mampu memberikan tekstur dan kedalaman visual pada sebuah aransemen bunga. Selain estetikanya, bunga ini juga membawa simbolisme yang kuat, melambangkan kekuatan, keanggunan, dan ketangguhan, menjadikannya pilihan hadiah yang penuh makna.
4. Bunga Anyelir (Carnation): Selain ketiga bunga di atas, bunga anyelir diprediksi akan mengalami kebangkitan popularitas (comeback). Ginny Henry memperkirakan bahwa pada tahun 2026, masyarakat akan semakin mengapresiasi keindahan klasik dari anyelir yang sering kali dipandang sebelah mata. Secara khusus, anyelir dengan nuansa warna merah muda diprediksi akan mendominasi visual di media sosial dan menjadi tren dekorasi bunga di awal tahun. Keindahannya yang sederhana namun memikat diprediksi akan mencuri perhatian banyak pecinta bunga.
Secara keseluruhan, tren bunga tahun 2026 menunjukkan kombinasi antara kecintaan pada hal-hal klasik seperti peony dan tulip, serta apresiasi baru terhadap tekstur unik dari snapdragon dan pesona nostalgia dari anyelir.







